Analisis Implementasi Kurikulum Terintegrasi Pada Sekolah Menengah Kejuruan Berbasis Pesantren Di Riau
DOI:
https://doi.org/10.55583/jkip.v7i1.1914Keywords:
Kurikulum Terintegrasi, SMK, Pesantren, Pendidikan Islam, Kompetensi VokasionalAbstract
Penelitian ini mengkaji implementasi kurikulum terintegrasi pada Sekolah Menengah Kejuruan berbasis pesantren di Provinsi Riau, yang mengombinasikan kurikulum nasional kejuruan dengan kurikulum kepesantrenan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan integrasi kurikulum didukung oleh kepemimpinan sekolah yang visioner, kultur religius pesantren, serta kolaborasi efektif antarguru. Adapun kendala utama yang dihadapi meliputi keterbatasan tenaga pendidik berkompetensi ganda, tantangan sinkronisasi jadwal pembelajaran, dan keterbatasan sarana prasarana. Dampak implementasi kurikulum terintegrasi tercermin pada peningkatan kompetensi vokasional siswa dengan kenaikan rata-rata sebesar 12 persen, penguatan karakter religius, serta peningkatan kesiapan kerja di dunia industri. Temuan ini menegaskan urgensi pengembangan model kurikulum terintegrasi dalam pendidikan vokasional Islam sebagai upaya melahirkan lulusan yang unggul secara teknis sekaligus berkarakter Islami.
References
Abidin, Z., Rahman, A., & Hidayat, M. (2021). Collaborative curriculum planning in Islamic vocational education. Journal of Islamic Education Studies, 9(2), 145–160.
Al-Attas, S. M. N. (1993). Islam and secularism. Kuala Lumpur: International Institute of Islamic Thought and Civilization (ISTAC).
Amin Abdullah, M. (2010). Islamic studies di perguruan tinggi: Pendekatan integratif-interkonektif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Azra, A. (2012). Pendidikan Islam: Tradisi dan modernisasi di tengah tantangan milenium III. Jakarta: Kencana.
Beane, J. A. (1997). Curriculum integration: Designing the core of democratic education. New York, NY: Teachers College Press.
Hadi, S., Rahmawati, N., & Fauzan, A. (2025). Maqāṣid al-sharī‘ah and holistic education in Islamic vocational schools. Journal of Islamic Educational Philosophy, 7(1), 23–41.
Haidar, A., Yusuf, M., & Lestari, D. (2025). Humanistic learning and technology-based education in vocational schools. International Journal of Educational Development, 96, 102–118.
Hidayah, N., & Jamal, M. (2023). Curriculum integration and scheduling challenges in pesantren-based schools. Jurnal Pendidikan Islam, 12(1), 67–84.
Kurniawan, D., & Putri, S. A. (2020). Industry partnership and work ethics development in vocational education. Jurnal Pendidikan Vokasi, 10(3), 289–301.
Kemendikbudristek. (2024). Laporan kondisi pendidikan vokasional Indonesia. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Musaddad, A. A., Hasanah, U., & Ridwan, M. (2024). Integrated curriculum and character education in Indonesian Islamic schools. Journal of Moral and Character Education, 6(2), 101–118.
Prasetyo, E., & Lestari, R. (2021). Multidisciplinary teacher challenges in integrated curriculum implementation. Jurnal Manajemen Pendidikan, 13(2), 156–170.
Pratiwi, L., & Hasan, R. (2022). Visionary leadership and curriculum innovation in Islamic education. Educational Leadership Review, 14(1), 45–59.
Sari, M., & Abu Bakar, A. (2024). Mahmud Yunus and the modernization of Islamic education. Jurnal Studi Pendidikan Islam, 8(1), 1–17.
Shalihin, N. (2024). Globalization and local identity in Islamic education. Journal of Islamic Education and Society, 11(2), 89–105.
Syafi’i, A., Nugroho, P., & Kamil, A. (2025). Islamic values integration and employability skills in vocational education. Journal of Vocational and Technical Education, 18(1), 55–72.
World Economic Forum. (2024). The future of jobs report 2024. Geneva: World Economic Forum.







