Hakikat Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam: Prinsip, Landasan, dan Implikasi di Era Digital

Authors

  • Rulaila Rulaila Universitas Islam Jakarta
  • Karyanto Karyanto Universitas Islam Jakarta
  • Hermi Pardalena Universitas Islam Jakarta
  • Suharyati Suharyati Universitas Islam Jakarta
  • Popi Puadah Universitas Islam Jakarta
  • Madian M. Muchlis Universitas Islam Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.55583/jkip.v7i5.2462

Keywords:

Hakikat Kurikulum, Pendidikan Agama Islam, Era Digital

Abstract

Perkembangan era digital dan arus globalisasi menuntut kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk senantiasa adaptif, tanpa kehilangan ruh nilai-nilai Al-Qur’an dan Sunnah. Penelitian ini bertujuan menganalisis hakikat, prinsip, landasan, serta implikasi pengembangan kurikulum PAI dalam pembelajaran modern. Pendekatan penelitian bersifat kualitatif dengan metode studi kepustakaan yang melibatkan telaah mendalam terhadap buku, jurnal, dan sumber ilmiah lainnya. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan teknik analisis isi. Berdasarkan hasil penelitian, kurikulum PAI dinilai bukan hanya sebagai perangkat teknis, melainkan instrumen normatif yang menanamkan nilai spiritual, intelektual, sosial, dan moral. Kurikulum berfungsi sebagai pedoman yang menghubungkan tujuan pendidikan dengan pengalaman belajar nyata, sekaligus sebagai sarana adaptasi terhadap perubahan zaman. Kurikulum PAI diharapkan mampu mengadopsi perkembangan teknologi secara selektif tanpa mengabaikan prinsip-prinsip Al-Qur’an dan Sunnah. Implementasi menekankan peran guru sebagai teladan, fasilitator, dan motivator, serta pemanfaatan media digital untuk memperkaya proses pembelajaran. Evaluasi autentik meliputi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik menjadi instrumen penting untuk menilai keberhasilan secara holistik. Kesimpulannya, pengembangan kurikulum PAI berperan strategis dalam menyiapkan generasi muslim yang memiliki landasan islami serta kemampuan berpikir kritis, kreativitas dalam pemecahan masalah, dan memiliki kompetensi professional untuk menjawab tantangan zaman, dengan keseimbangan antara ilmu, iman, dan amal.

References

Arsyad, A. (2021). Media pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.

Daradjat, Z. (2017). Ilmu pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.

Departemen Pendidikan Nasional. (2003). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas.

Hamalik, O. (2017). Kurikulum dan pembelajaran. Bandung: Bumi Aksara.

Janah, A., Asror, M., & Purnomo, H. (2022). Hakikat kurikulum dalam perspektif pendidikan Islam. Yogyakarta: Deepublish.

Kohlberg, L. (1981). The philosophy of moral development. San Francisco: Harper & Row.

Majid, A. (2018). Pendidikan agama Islam berbasis kompetensi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mansur, R. (2016). Pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam multikultural (suatu prinsip-prinsip pengembangan). Vicratina: Jurnal Ilmiah Keagamaan, 1(2), 45–56.

Muhaimin, Suti’ah, & Nur Ali. (2001/2012/2021). Paradigma pendidikan Islam: Upaya mengefektifkan pendidikan agama Islam di sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Muhaimin. (2020). Pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam: di sekolah, madrasah, dan perguruan tinggi. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Nasution, S. (2018). Asas-asas kurikulum. Bandung: Jemmars.

Piaget, J. (1970). Genetic epistemology. New York: Columbia University Press.

Ramayulis. (2020). Ilmu pendidikan Islam. Jakarta: Kalam Mulia.

Saiyidah, N., Pahrudin, A., & Jatmiko, B. (2024). Model pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam dalam pendidikan dasar. Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam, 9(2), 302–314. https://doi.org/10.46963/alliqo.v9i2.2473

Salsabila, N. R., Tsabitah, N., Yuliani, R. D., Rohaimi, S. T., & Hufron, M. (2025). Studi literatur hakikat pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam dalam pembelajaran. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 3(2), 424–429. https://doi.org/10.61104/ihsan.v3i2.914

Sanjaya, W. (2020). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Jakarta: Kencana.

Saputra, M., Nazaruddin, N., Na’im, Z., Syahidin, S., Nugroho, P., Maula, I., Budianingsih, Y., Pangestu, L., Ahyar, D. B., Khaidir, M., & Makmur, M. (2022). Pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam. Sigli: Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukmadinata, N. S. (2019). Pengembangan kurikulum: Teori dan praktik. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Syafei, A. (2025). Landasan filosofis kurikulum PAI. Jurnal Pendidikan Islam.

Tyler, R. W. (1949). Basic principles of curriculum and instruction. Chicago: University of Chicago Press.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Cambridge: Harvard University Press.

Downloads

Published

2026-06-08

How to Cite

Rulaila, R., Karyanto, K., Pardalena, H., Suharyati, S., Puadah, P., & Muchlis, M. M. (2026). Hakikat Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam: Prinsip, Landasan, dan Implikasi di Era Digital. Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP), 7(5), 2583-2594. https://doi.org/10.55583/jkip.v7i5.2462