Kajian Kinerja Guru Dalam Mendukung Hasil Belajar Siswa Di SMP Negeri 4 Makki Kabupaten Lanny Jaya Provinsi Papua Pegunungan
DOI:
https://doi.org/10.55583/jkip.v7i5.2478Keywords:
Kinerja, Guru, Hasil belajar, SiswaAbstract
Tujuan penelitian untuk menganalisis kinerja guru dalam meningkatkan hasil belajar siswa di SMP Negeri 4 Makki Kabupaten Lanny Jaya Provinsi Papua Pegunungan dalam merencanakan pembelajaran atau pembimbingan, melaksanakan pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, membimbing dan melatih siswa, melaksanakan tugas tambahan untuk meningkatkan hasil belajar siswa di SMP Negeri 4 Makki Kabupaten Lanny Jaya Provinsi Papua Pegunungan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah informan sebanyak 4 orang terdiri dari kepala sekolah, 1 orang guru mata pelajaran, 1 orang guru bimbingan konseling dan 1 orang siswa. Data diperoleh menggunakan pedoman wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Keabsahan data menggunakan kecermatan data penelitian dan triangulasi. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian diperoleh kinerja guru 1) Perencanaan pembelajaran atau pembimbingan berpedoman pada kurikulum merdeka dalam menyusun RPP atau modul ajar berdasarkan tujuan pembelajaran, karakteristik peserta didik, serta kondisi nyata lingkungan sekolah. 2) Pelaksanaan pembelajaran telah berjalan dengan baik dan selaras dengan perencanaan pembelajaran sistematis, menggunakan metode yang bervariasi, mengelola kelas secara kondusif, serta memanfaatkan media pembelajaran yang tersedia. 3) Penilaian hasil pembelajaran dilaksanakan secara berkelanjutan, objektif, dan mencakup aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan. 4) Pembimbingan dan pelatihan siswa telah dilaksanakan secara terencana dan berkelanjutan, baik pada aspek akademik maupun nonakademik. 5) Pelaksanaan tugas tambahan guru dilaksanakan berdasarkan kebijakan sekolah yang mengacu pada peraturan yang berlaku dan mempertimbangkan kompetensi serta beban kerja guru. 6) Faktor pendukung kinerja guru meliputi kebijakan perencanaan pembelajaran yang sistematis, supervisi akademik, variasi metode dan media pembelajaran, pemberian umpan balik serta remedial dan pengayaan, koordinasi antar guru, serta pelaksanaan tugas tambahan guru yang mendukung pembinaan siswa. Faktor penghambat meliputi perbedaan kemampuan dan karakteristik siswa, keterbatasan waktu guru, keterbatasan sarana dan media pembelajaran, beban administrasi, kurangnya dukungan orang tua, serta kondisi geografis sekolah yang menantang.
References
Referensi
Amaliah, R., Yusuf, M., & Rahmawati, R. (2023). Hubungan kinerja guru dengan hasil belajar matematika siswa SMK. JRPGI: Jurnal Riset Pendidikan Guru Indonesia, 3(2), 98–107.
Andrade, H. L., & Brookhart, S. M. (2020). Classroom assessment as the co-regulation of learning. Assessment in Education: Principles, Policy & Practice, 27(4), 350–372.
Arifin, Z. (2022). Kebijakan pendidikan dan tantangan implementasi di daerah terpencil. Jurnal Administrasi Pendidikan, 29(2), 134–146.
Ashlan, S., & Akmaluddin. (2021). Gaya kepemimpinan kepala sekolah (tinjauan teoritik dan permasalahannya). Yayasan Barcode.
Arwildayanto, Lamatenggo, N., & Sumar, W. T. (2020). Manajemen sumber daya manusia pendidikan. Alfabeta.
Bappenas. (2021). Pembangunan pendidikan di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar. Kementerian PPN/Bappenas.
Biggs, J., & Tang, C. (2019). Teaching for quality learning at university (4th ed.). Open University Press.
Black, P., & Wiliam, D. (2018). Classroom assessment and pedagogy. Assessment in Education, 25(6), 551–575.
Bronfenbrenner, U. (2020). The ecology of human development. Harvard University Press.
Brookhart, S. M. (2020). How to assess higher-order thinking skills in your classroom. ASCD.
Bush, T. (2020). Theories of educational leadership and management (5th ed.). Sage.
Darling-Hammond, L., Flook, L., Cook-Harvey, C., Barron, B., & Osher, D. (2020). Implications for educational practice of the science of learning and development. Applied Developmental Science, 24(2), 97–140.
Dewi, W. C., Qomariyah, G. F. A. N., & El-Yunusi, M. Y. M. E. (2024). Sistem pengelolaan kelas inovatif dalam menumbuhkan minat belajar siswa MTs. Journal Review Pendidikan dan Pengajaran.
Dimyati, & Mudjiono. (2020). Belajar dan pembelajaran. Rineka Cipta.
Elfina, A., & Rigianti, H. A. (2023). Pengaruh kinerja guru terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar. At-Tadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 6(2), 123–134.
Epstein, J. L. (2021). School, family, and community partnerships. Routledge. Emmer, E. T., & Sabornie, E. J. (2015). Handbook of classroom management. Routledge.
Ermianto. (2022). Evaluasi kinerja guru dan motivasi belajar siswa dalam meningkatkan hasil belajar. Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi, 7(1), 45–54.
Fredricks, J. A., Blumenfeld, P. C., & Paris, A. H. (2004). School engagement: Potential of the concept, state of the evidence. Review of Educational Research.
Freeman, S., et al. (2014). Active learning increases student performance in science, engineering, and mathematics. Proceedings of the National Academy of Sciences.
Guskey, T. R. (2019). Mastery learning. Routledge.
Hamalik, O. (2020). Psikologi belajar dan mengajar. Sinar Baru Algensindo. Hallinger, P. (2020). Instructional leadership: A review of research. Educational Management Administration & Leadership, 48(1), 5–23.
Handayani, S., & Prasetyo, Z. K. (2021). Tantangan pelaksanaan bimbingan belajar di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan, 22(3), 301–312.
Hargreaves, A., & O’Connor, M. T. (2020). Professional collaboration and school improvement. Teachers College Press.
Hatta, M. (2018). Empat kompetensi untuk membangun profesionalisme guru. Indomedia Pustaka.
Hattie, J. (2020). Visible learning: Feedback. Routledge.
Hasibuan, M. S. P. (2019). Manajemen sumber daya manusia (Edisi revisi). Bumi Aksara.
Hidayat, R., & Marlina, E. (2021). Peran wali kelas dalam meningkatkan disiplin dan motivasi belajar siswa. Jurnal Manajemen Pendidikan, 13(2), 145–156.
Kemendikbudristek. (2022). Panduan penilaian pembelajaran pada Kurikulum Merdeka. Jakarta.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2021). Kebijakan pendidikan di daerah 3T. Kemendikbudristek RI.
Kurniawan, D., Lestari, S., & Prakoso, A. (2023). Perencanaan penilaian formatif dalam meningkatkan hasil belajar siswa SMP. Jurnal Penelitian Pendidikan, 23(2), 145–156.
Leithwood, K., Harris, A., & Hopkins, D. (2020). Seven strong claims about successful school leadership revisited. School Leadership & Management, 40(1), 5–22.
Lestari, D., Nurhayati, S., & Pratama, A. (2022). Kinerja guru dan pengaruhnya terhadap motivasi serta hasil belajar siswa SMP. Jurnal Pendidikan Indonesia, 11(2), 145–156.
Lestari, S., & Handayani, R. (2022). Pengaruh umpan balik guru terhadap prestasi belajar siswa. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 13(1), 55–66.
Lickona, T. (2018). Educating for character. Bantam.
Mangkunegara, A. P. (2017). Manajemen sumber daya manusia. Remaja Rosdakarya.
Masrum. (2021). Kinerja guru profesional. Eureka Media Aksara. Mayer, R. E. (2009). Multimedia learning. Cambridge University Press.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Rev. ed.). Remaja Rosdakarya.
Mulyani, T., Sudrajat, A., & Firmansyah, R. (2021). Keterbatasan sarana prasarana dan dampaknya terhadap pembelajaran di daerah 3T. Jurnal Pendidikan Daerah, 5(3), 201–213.
Mulyasa, E. (2019). Standar kompetensi kepala sekolah dan guru. Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2021). Menjadi guru profesional: Menciptakan pembelajaran kreatif dan menyenangkan. Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2022). Manajemen dan kepemimpinan kepala sekolah. PT Remaja Rosdakarya.
Nitami, S. D., Neviyarni, & Nirwana, H. (2024). Konsep dan implementasi pengelolaan kelas dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa.
Nurhayati, S., & Pratama, A. (2020). Evaluasi penilaian hasil belajar dalam pembelajaran berbasis kompetensi. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 10(1), 22–34.
Nurlina, N., & Lestari, N. D. (2022). Competency and motivation analysis on educator performance. JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan), 7(1). https://doi.org/10.31851/jmksp.v7i1.7002
OECD. (2021). Teachers’ well-being and workload. OECD Publishing.
Panadero, E., Jonsson, A., & Botella, J. (2021). Effects of self-assessment on self-regulated learning. Educational Research Review, 33, 100–115.
Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2025 tentang Kinerja Guru.
Pratama, A., & Sulastri, S. (2022). Kegiatan ekstrakurikuler dan pengaruhnya terhadap motivasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan Sekolah Menengah, 7(1), 33–45.
Pratiwi, N., & Nugroho, A. (2022). Implementasi pendidikan karakter melalui pembelajaran di sekolah. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(1), 45–58.
Prince, M. (2020). Does active learning work? A review of the research. Journal of Engineering Education, 109(3), 523–544.
Prasetyo, E., & Laili, N. (2023). Beban kerja guru dan implikasinya terhadap kinerja pembelajaran. Jurnal Manajemen Pendidikan, 11(2), 98–110.
Putra, A. R., & Handayani, R. (2023). Efektivitas program remedial berbasis asesmen diagnostik. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 14(2), 123–135.
Radiyanto, & Sulastri, C. (2024). Profesionalisme guru dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Arini: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora, 4(1), 25–36.
Rahma, S. (2018). Kepala sekolah dan guru profesional. UIN Ar-Raniry.
Rahmawati, I., Hidayat, T., & Nurhasanah, S. (2021). Fleksibilitas pembelajaran dan peningkatan pemahaman siswa SMP. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 28(1), 33–45.
Santrock, J. W. (2020). Educational psychology (7th ed.). McGraw-Hill. Sanjaya, W. (2020). Perencanaan dan desain sistem pembelajaran. Kencana.
Sari, N., & Mulyadi. (2022). Beban kerja guru dan implikasinya terhadap perencanaan pembelajaran. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 7(3), 201–210.
Siregar, E., & Nara, H. (2021). Teori belajar dan pembelajaran. Ghalia Indonesia.
Slavin, R. E. (2020). Educational psychology: Theory and practice. Pearson. Sudjana, N. (2019). Media Pengajaran. Sinar Baru. Algesindo.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suryani, L., & Rochman, C. (2022). Perencanaan pembelajaran guru dan hasil belajar siswa. Jurnal Ilmu Pendidikan, 27(2), 112–124.
Suryani. (2021). Kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru dan hasil belajar siswa. Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan, 8(2), 134–146.
Suryana, Y. (2015). Metode penelitian manajemen pendidikan. Pustaka Setia. Suharsaputra, U. (2020). Supervisi pendidikan: Pendekatan sistem dan praktik. Refika Aditama.
Tilaar, H. A. R. (2020). Paradigma baru pendidikan nasional. Rineka Cipta. Tomlinson, C. A. (2017). The differentiated classroom. ASCD.
Tomlinson, C. A. (2019). How to differentiate instruction in academically diverse classrooms. ASCD.
Uno, H. B. (2021). Teori motivasi dan pengukurannya: Analisis di bidang pendidikan. Bumi Aksara.
Uno, H. B. (2021). Model pembelajaran: Menciptakan proses belajar mengajar yang kreatif dan efektif. Bumi Aksara.
Wahyudi. (2020). Kepemimpinan kepala sekolah dalam organisasi pembelajar. Alfabeta.
Widodo, S., & Anwar, K. (2022). Dukungan kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru. Jurnal Kepemimpinan Pendidikan, 5(2), 89–102.
Wibowo. (2018). Manajemen kinerja. Rajawali Pers.
Widya. (2019). Motivasi Kerja Guru dan Fasilitas Pembelajaran dalam Kinerja Mengajar Guru. Jurnal Administrasi Pendidikan, 26(1), 118-128.
Yusuf, M., Rahmawati, L., & Hasan, A. (2023). Pengaruh pembimbingan guru terhadap motivasi dan prestasi belajar siswa. Jurnal Penelitian Pendidikan, 23(2), 201–214.
Yuliani, R., & Saputra, D. (2024). Peran orang tua dan faktor geografis terhadap hasil belajar siswa di daerah terpencil. Jurnal Pendidikan Indonesia, 13(1), 45–58.
Zins, J. E., Weissberg, R. P., Wang, M. C., & Walberg, H. J. (2020). Building academic success on social and emotional learning. Teachers College Press.







