Pengembangan Bahan Ajar Digital Interaktif Matematika SMP Topik Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Untuk Melatih Berpikir Kritis dan Kreatif Siswa
DOI:
https://doi.org/10.55583/jkip.v7i6.2702Keywords:
Bahan Ajar Digital Interaktif, Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV), Berpikir Kritis, Berpikir Kreatif, Model 4D, Pembelajaran MatematikaAbstract
Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar digital interaktif matematika pada topik Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) untuk melatih kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa SMP. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate terbatas. Pada tahap define dilakukan analisis kebutuhan melalui kajian Kurikulum Merdeka, standar NCTM, hasil PISA 2022, buku ajar, wawancara guru, dan analisis karakteristik siswa. Tahap design menghasilkan rancangan bahan ajar yang memuat materi, aktivitas pembelajaran interaktif, visualisasi, umpan balik, serta instrumen pretest dan posttest yang disesuaikan dengan indikator berpikir kritis Ennis dan berpikir kreatif Guilford. Selanjutnya, pada tahap develop, produk divalidasi oleh ahli pembelajaran, ahli media, dan guru matematika, kemudian direvisi dan diujicobakan pada kelompok kecil untuk menilai kepraktisan dan keefektifannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat valid dengan indeks validitas 80–100%, sangat praktis berdasarkan respons guru dan siswa dengan indeks di atas 80%, serta efektif dalam meningkatkan hasil belajar. Ketuntasan belajar klasikal mencapai lebih dari 75% sesuai KKM, sedangkan hasil analisis N-gain sebesar 34% menunjukkan peningkatan hasil belajar pada kategori sedang. Observasi pembelajaran juga memperlihatkan bahwa penggunaan bahan ajar mampu mengaktifkan indikator berpikir kritis dan kreatif siswa secara konsisten. Pada tahap disseminate, produk dipublikasikan melalui situs web sehingga dapat diakses secara daring sebagai sumber belajar tambahan. Dengan demikian, bahan ajar digital interaktif yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan sebagai alternatif sumber belajar matematika untuk mendukung pembelajaran yang berorientasi pada pengembangan kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa.
References
Anggraena, Y. (2019). Pengembangan kurikulum matematika untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam penalaran dan pemecahan masalah. Alifmatika: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika, 1(1), 15–27. https://doi.org/10.35316/alifmatika.2019.v1i1.15-27
Anifarka, A., & Rosnawati, R. (2023). Analisis buku teks matematika SMP berdasarkan tingkat kognitif pada taksonomi Bloom revisi dan numerasi pada AKM. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 7(3), 2151–2166. https://doi.org/10.31004/cendekia.v7i3.1701
Busnawir. (2023). Pengukuran kemampuan berpikir kreatif matematika: Tinjauan melalui pembelajaran berbasis problem solving dan gaya belajar. Penerbit Adab.
Chao, Y. S. (2023). Effects of interactive e-books based on graduated-prompting strategies to enhance self-efficacy of medical radiologic technologists. In Innovative Technologies and Learning. ICITL 2023 (pp. 1–10). Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-031-40113-8_1
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Depdiknas. (2008). Panduan pengembangan bahan ajar. Departemen Pendidikan Nasional.
Dinding, A. (2024, Oktober 11). Finding balance: Critical thinking vs. creative thinking. James Taylor. https://www.jamestaylor.me/finding-balance-critical-thinking-vs-creative-thinking/
Farhatin. (2025). Kesenjangan akses pendidikan digital di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ), 3(1), 1–10. http://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/index
Febrianti, N., & Astawa, I. (2024). Pengembangan e-modul interaktif materi bangun ruang sisi datar berbasis problem-based learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia, 13(1), 1–15.
Ginsburg, H. P., & Opper, S. (1988). Piaget's theory of intellectual development (3rd ed.). Prentice-Hall.
Kartikasari, M., Triyanto, Fitriana, L., & Nurhasanah, F. (2025). Using interactive teaching materials to improve Indonesian students' numeracy skills: A systematic literature review. Jurnal Varidika, 37(1), 1–13. https://doi.org/10.23917/varidika.v37i1.8336
Kemendikdasmen. (2025). Permendikdasmen Nomor 10 Tahun 2025 tentang Standar Kompetensi Lulusan pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah.
Mulyawati, Y., Sukmanasa, E., Rostikawati, R. T., Deas Maharani, N., & Azizah, A. N. (2025). A new approach to elementary learning: An interactive digital module for critical thinking with Articulate Storyline. Pedagogia: Jurnal Pendidikan. https://journal.unpak.ac.id/index.php/pedagogia
Ogle, G. J., Burton, J., Cennamo, K., Holmes, G., Moore, M., & Weber, L. (2002). Towards a formative evaluation tool. Virginia Tech.
Paramita, E., Aminullah, A., Ratnasari, D., & Husna, A. (2025). Transformasi perkembangan kurikulum di Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 5(1), 169–184. https://doi.org/10.53299/jppi.v5i1.976
PISA 2022 results: Factsheets Indonesia. (2023). OECD. https://oecdch.art/a40de1dbaf/C108
Pramono, K. S. E. (2023). Literature review: Penerapan keterampilan berpikir kritis dan kreatif dalam pembelajaran. Jurnal Pendidikan.
Pratiwi, R. H., Fajri, R. A., & Hasbullah. (2025). Effectiveness of implementing open source-based e-learning media 'Mathematics Laboratory: SPLDV' on mathematical problem solving skills of MTs students in Tangerang Regency. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 11(3), 484–493. https://doi.org/10.29303/jppipa.v11i3.9901
Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Thiagarajan, S., & And Others. (1974). Instructional development for training teachers of exceptional children: A sourcebook. Indiana University, Center for Innovation in Teaching the Handicapped.
Vincent-Lancrin, S., González-Sancho, C., Bouckaert, M., de Luca, F., Fernández-Barrerra, M., Jacotin, G., Urgel, J., & Vidal, Q. (2019). Fostering students' creativity and critical thinking: What it means in school. OECD. https://doi.org/10.1787/62212c37-en
Wilson, L. O. (2016). Anderson and Krathwohl: Bloom's taxonomy revised—Understanding the new version of Bloom's taxonomy. https://thesecondprinciple.com
Yulisetiana, S. (2022). Merancang bahan ajar digital berwawasan budaya nusantara untuk pembelajaran bahasa Indonesia sekolah dasar. Jejak Pustaka.







