http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/issue/feed Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-07-24T20:26:32+07:00 Erika jkip.almatani@gmail.com Open Journal Systems <p><strong>Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)</strong> is published by <strong>Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani</strong> as an information and communication media for practitioners, researchers and academics who are interested in the field of Education. First publish in November 2020. The Editorial Team invites scientists, scholars, professionals, and researchers to publish the results of their research after the selection of manuscripts, with the peer review and the editing process. <strong>Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) </strong>with registered number ISSN 2774-5074 (Print) and ISSN 2775-0531 (Online) is a peer-reviewed journal published five times a year <strong>(January, March, Juni, Agustus and November)</strong>. <strong>Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) </strong>publishes any research-based articles on and about education i.e. articles which contribute to the understanding, theoretical development, theoretical concept and implementation of theories of education at any level.<br />From Volume 4 number 2 2024 JKIP <strong>SINTA 4 </strong>until Volume 9 Number 1 2029</p> <p><img src="https://journal.al-matani.com/public/site/images/astriayu2012/whatsapp-image-2025-03-21-at-20.48.12.jpg" alt="" width="541" height="140" /></p> http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2689 Peningkatan Prestasi Belajar Bahasa Arab Melalui Pembelajaran Berbasis Permainan Edukatif 2026-07-16T21:32:51+07:00 Mar'atus Sholihah solikhahmarah4@gmail.com Khairunnisa Khairunnisa ashfa@iaiannawawi.ac.id Daimah Daimah daimah.staiannawawi@gmail.com <p>This study is motivated by the low level of students’interest in learning Arabic. The learning process, which tends to be conventional and monotonous, causes students to become easily bored, resulting in less optimal learning achievement. Therefore, a learning strategy is needed that can create a more engaging, interactive, and enjoyable learning environment through the implementation of educational games. This study aims to describe the implementation of educational games in Arabic language learning and their impact on students’ activeness and learning achievement. This research employs a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through observation, interviews with teachers and students, and documentation of learning outcomes. Data analysis was conducted through several stages, namely data reduction, data display, and conclusion drawing to obtain an overview of students’ responses, levels of learning activeness, and changes in learning outcomes after the implementation of educational games. Based on the results of interviews with several students, it was found that learning using educational games in the form of flashcards made them more interested in participating in Arabic lessons. Students stated that this method helped them memorize vocabulary more easily and made the learning atmosphere more enjoyable.</p> <p>Keywords: Educational games, learning achievement, student activeness.</p> 2026-07-16T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2624 Penggunaan Canva Sebagai Media Pembelajaran Di TK Rahayu Kaliurip 2026-07-11T14:27:51+07:00 Wahyu Ari Setyarini a3kidspurworejo@gmail.com Najanuddin Najanuddin a3kidspurworejo@gmail.com <p><em>An engaging learning medium is one of the key factors determining the success of the learning process in early childhood education, particularly in kindergartens located in rural areas with limited supporting facilities. This study aims to describe the implementation process, children's responses, and the challenges of using Canva as a learning medium at TK Rahayu Kaliurip, Bener District, Purworejo Regency. The study employed a descriptive qualitative approach, with data collected through observations, interviews, and documentation involving two teachers and twelve Group B children. Data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model, including data reduction, data display, and conclusion drawing, while data validity was ensured through source and technique triangulation. The findings reveal that teachers utilized Canva to create simple visual learning materials, such as alphabet cards, number cards, and thematic posters tailored to daily learning activities. These materials were either printed or displayed on the teacher's smartphone due to the limited availability of digital devices at the school. The use of Canva-based learning media increased children's enthusiasm, attention, and participation in classroom activities compared with the manually prepared picture media previously used. The main challenges identified were limited internet connectivity, inadequate digital devices, and the need to improve teachers' digital competencies. These findings are consistent with the context of rural kindergartens, where teachers primarily function as the sole intermediaries between digital technology and children, unlike urban kindergartens where children are more likely to have direct access to digital devices. The study concludes that Canva can be effectively utilized as a learning medium in rural kindergartens when adapted to existing infrastructural limitations. It also recommends the provision of digital literacy training for early childhood education teachers in rural areas.</em></p> 2026-07-11T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2679 Hubungan Kepemimpinan Transformasional, Budaya Organisasi, Dan Kinerja Guru Terhadap Mutu Pendidikan Di SMK Negeri Kota Tangerang Selatan 2026-07-11T14:25:17+07:00 Wulan Anggraeni wulan.anggraeni81@gmail.com Yulita Pujilestari dosen00442@unpam.ac.id Imas Masriah dosen02036@unpam.ac.id <p>Mutu pendidikan merupakan indikator utama keberhasilan penyelenggaraan pendidikan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor organisasi dan sumber daya manusia. Kepemimpinan transformasional kepala sekolah, budaya organisasi, dan kinerja guru merupakan faktor strategis yang diyakini berkontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan, khususnya pada jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kepemimpinan transformasional, budaya organisasi, dan kinerja guru terhadap mutu pendidikan pada SMK Negeri di Kota Tangerang Selatan, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 334 guru yang berasal dari delapan SMK Negeri di Kota Tangerang Selatan, dengan sampel sebanyak 182 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik <em>simple random sampling</em>. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang telah memenuhi persyaratan validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji <em>t</em>, uji <em>F</em>, dan koefisien determinasi dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional, budaya organisasi, dan kinerja guru memiliki hubungan yang positif dan signifikan terhadap mutu pendidikan, baik secara parsial maupun simultan. Di antara ketiga variabel tersebut, kinerja guru memberikan kontribusi yang paling besar terhadap peningkatan mutu pendidikan. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan di SMK memerlukan kepemimpinan kepala sekolah yang transformasional, budaya organisasi yang kondusif, serta kinerja guru yang profesional. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengelola sekolah dan pengambil kebijakan dalam merancang strategi peningkatan mutu pendidikan melalui penguatan aspek kepemimpinan, budaya organisasi, dan pengembangan profesional guru.</p> 2026-07-11T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2595 Implementasi Model "Digi-Local PJBL" Dalam Pengembangan Kurikulum Nasional Bahasa Inggris Berbasis Kearifan Lokal 2026-07-11T20:05:57+07:00 Meicahyuni Meicahyuni meicahyuni8181@gmail.com Nuril Huda meicahyuni8181@gmail.com <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Implementasi Kurikulum Nasional menuntut adanya kontekstualisasi pembelajaran yang relevan dengan karakteristik peserta didik dan potensi daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, implementasi, dan efektivitas pengembangan kurikulum mikro melalui model "Digi-Local PjBL" berbasis media gamifikasi Wordwall dalam meningkatkan penguasaan kosakata Bahasa Inggris. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di kelas VII SMP Negeri 2 Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan. Data dikumpulkan melalui lembar observasi, tes hasil belajar (pre-test dan post-test), serta angket respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan kurikulum yang mengintegrasikan kearifan lokal Seruyan ke dalam platform digital Wordwall mampu mengubah dinamika kelas menjadi lebih interaktif. Secara kuantitatif, terjadi peningkatan signifikan pada ketuntasan klasikal penguasaan kosakata siswa dari yang awalnya di bawah 40% menjadi di atas 85% pada akhir siklus. Selain itu, aspek afektif siswa menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi karena materi yang dipelajari memiliki kedekatan emosional dengan kehidupan sehari-hari mereka. Implikasi dari penelitian ini menegaskan pentingnya kreativitas guru dalam merekonstruksi kurikulum di tingkat kelas agar responsif terhadap kemajuan teknologi digital tanpa mencabut akar budaya lokal siswa.</p> 2026-07-11T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2649 Pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Kompetensi Manajerial, Dan Kompensasi Terhadap Kinerja Guru SLB Swasta 2026-07-11T20:20:35+07:00 Aam Amalia adjoesra@gmail.com Ersam Mahendarawan ersammahendrawan@unpam.ac.id Lili Nurlaili lilinurlaili@unpam.ac.id <p>Kinerja guru merupakan salah satu indikator utama dalam menentukan mutu pendidikan, khususnya pada Sekolah Luar Biasa (SLB) yang memiliki karakteristik pembelajaran lebih kompleks dibandingkan sekolah reguler. Berbagai faktor diduga memengaruhi kinerja guru, di antaranya kepemimpinan transformasional kepala sekolah, kompetensi manajerial, dan kompensasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional, kompetensi manajerial, dan kompensasi terhadap kinerja guru SLB Swasta di Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Provinsi Jawa Barat, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatori. Populasi penelitian adalah seluruh guru SLB Swasta di Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Provinsi Jawa Barat, sedangkan sampel ditentukan menggunakan teknik proportionate random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional, kompetensi manajerial, dan kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, baik secara parsial maupun simultan. Di antara ketiga variabel tersebut, kepemimpinan transformasional memberikan pengaruh yang paling dominan terhadap peningkatan kinerja guru. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan mutu layanan pendidikan di SLB tidak hanya bergantung pada kompetensi individu guru, tetapi juga memerlukan kepemimpinan kepala sekolah yang inspiratif, kompetensi manajerial yang efektif, serta sistem kompensasi yang adil. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa penguatan kepemimpinan transformasional, peningkatan kompetensi manajerial kepala sekolah, dan penyempurnaan sistem kompensasi perlu menjadi prioritas dalam kebijakan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan SLB Swasta.</p> 2026-07-11T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2663 Pembelajaran Etnomatematika Berbantuan GeoGebra dalam Membangun Pemahaman Konsep Bangun Datar Siswa Kelas VIII di SMP Darul Falah Denok Lumajang 2026-07-04T09:48:11+07:00 Siska Lulitasari siskalulita559@gmail.com Fahmi Abdul Halim fahmi.ahastkippgrilumajang@ac.id Moch. Fauzi dosenfauzi@gmail.com <p>Pemahaman konsep bangun datar merupakan salah satu kompetensi dasar yang perlu dikuasai siswa, namun pembelajaran matematika masih sering bersifat abstrak sehingga siswa mengalami kesulitan menghubungkan konsep dengan konteks kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bagaimana pembelajaran etnomatematika berbantuan GeoGebra membangun pemahaman konsep bangun datar siswa kelas VIII di SMP Darul Falah Denok Lumajang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, tes pemahaman konsep, dan lembar kerja peserta didik (LKPD), kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran etnomatematika berbantuan GeoGebra membangun pemahaman konsep melalui tiga proses utama, yaitu pengenalan konsep menggunakan konteks budaya, penguatan konsep melalui visualisasi dinamis GeoGebra, dan penerapan konsep dalam penyelesaian masalah kontekstual. Temuan penelitian juga memperlihatkan adanya perbedaan karakteristik pemahaman konsep pada siswa berkategori tinggi, sedang, dan rendah yang dipengaruhi oleh kemampuan awal, keterlibatan dalam pembelajaran, serta kemampuan menghubungkan objek budaya dengan representasi matematis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi etnomatematika dan GeoGebra memberikan pengalaman belajar yang kontekstual, visual, dan eksploratif sehingga mendukung proses pembangunan pemahaman konsep bangun datar sekaligus memperkaya praktik pembelajaran matematika yang berorientasi pada pengalaman belajar siswa.</p> 2026-07-11T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2670 Pandangan Guru Bahasa Indonesia Terhadap Penggunaan Reward Dalam Pembelajaran 2026-07-04T09:51:21+07:00 Novia Putri Nur Rizki noviafadli7@gmail.com Sonia Febrila shoniafebrila15@gmail.com Zida Kamalia zidakamalia0@gmail.com <p>Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengkaji secara mendalam pandangan guru Bahasa Indonesia serta strategi pemberian reward yang diterapkan dalam proses pembelajaran, serta dampaknya terhadap peningkatan motivasi dan keaktifan belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara terstruktur, observasi langsung di dalam kelas, dan studi dokumentasi terhadap catatan kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum guru memandang pemberian reward sebagai salah satu bentuk penguatan positif yang sangat berperan penting dalam menumbuhkan rasa dihargai, meningkatkan kepercayaan diri, serta membangkitkan semangat dan keterlibatan aktif siswa dalam mengikuti setiap tahapan pembelajaran. Penerapan strategi ini juga terbukti mampu menciptakan suasana kelas yang lebih hidup, nyaman, dan kondusif, sehingga berdampak positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Meskipun demikian, guru juga menyadari bahwa pemberian reward tidak dapat dilakukan secara sembarangan dan berlebihan. Jika penerapannya tidak konsisten, tidak adil, atau hanya mengandalkan bentuk materi semata, dikhawatirkan akan menimbulkan ketergantungan siswa terhadap rangsangan dari luar, sehingga motivasi belajar hanya muncul ketika ada imbalan yang ditawarkan. Oleh karena itu, disimpulkan bahwa pemberian reward akan memberikan manfaat yang optimal jika dilakukan secara tepat waktu, adil, bervariasi antara bentuk non-materi dan materi, serta tetap diimbangi dengan upaya membangun motivasi belajar yang berasal dari dalam diri siswa sendiri.</p> 2026-07-11T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2678 Penggunaan Model Think Pair Share Oleh Guru Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas X 2026-07-11T14:03:51+07:00 Ayu Puji Cahyani ayuchyn199@gmail.com Alviatur Riska ayuchyn199@gmail.com Ghinan Nafsi ayuchyn199@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) oleh guru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas X, termasuk langkah pelaksanaan, kendala yang dihadapi, dan upaya pemecahan kendala selama proses pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru, dan dokumentasi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru melaksanakan tahapan TPS (think, pair, share) secara sistematis pada materi puisi dengan pelaksanaan meningkatkan partisipasi dan interaksi antarsiswa karena pemberian waktu berpikir individual, diskusi berpasangan, dan presentasi hasil diskusi di kelas. Kendala yang ditemui meliputi manajemen waktu yang terbatas, ketidakseimbangan partisipasi antar siswa, dan kesiapan siswa yang berbeda. Upaya yang dilakukan guru meliputi pengaturan waktu lebih ketat, pembentukan pasangan heterogen, dan pemberian scaffolding berupa panduan pertanyaan sehingga diskusi lebih terarah. Model TPS efektif mendukung keterlibatan siswa dan interaksi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas X apabila guru mengantisipasi kendala melalui strategi manajerial dan pedagogis yang tepat.</p> 2026-07-12T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2616 Transformasi Pesantren Ramah Anak Menuju Pesantren Aman Dan Berdaya: Integrasi Child Safeguarding Dan Budaya Pesantren Dalam Pencegahan Kekerasan 2026-07-12T16:48:43+07:00 Sahara Adjie Samudera sahara.adjie@students.paramadina.ac.id <p>Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang berperan penting dalam pembentukan karakter, transmisi ilmu keislaman, dan penguatan nilai-nilai moral. Namun, sebagai lembaga pendidikan berasrama, pesantren juga menghadapi berbagai tantangan perlindungan anak, seperti perundungan (<em>bullying</em>), kekerasan fisik, psikologis, seksual, serta penyalahgunaan relasi kuasa. Kondisi ini menunjukkan pentingnya penguatan sistem perlindungan anak yang tidak hanya berfokus pada penanganan kasus, tetapi juga pada pembangunan budaya pencegahan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep <em>child safeguarding</em> dalam perspektif pendidikan pesantren serta merumuskan model konseptual Pesantren Aman dan Berdaya. Penelitian menggunakan metode <em>library research</em> dengan pendekatan deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip <em>child safeguarding </em>yang meliputi <em>prevention</em>, <em>protection</em>, <em>participation</em>, dan <em>accountability </em>memiliki keselarasan dengan nilai-nilai dasar pesantren, seperti amanah, rahmah, musyawarah, dan pendidikan adab. Integrasi keduanya menghasilkan model Pesantren Aman dan Berdaya yang menempatkan perlindungan santri sebagai bagian integral dari proses pendidikan melalui budaya antisipatif terhadap risiko kekerasan, penguatan sistem perlindungan, pelibatan aktif santri, serta tata kelola yang akuntabel dan berbasis amanah. Dengan demikian, <em>child safeguarding </em>dapat menjadi paradigma penguatan kualitas pendidikan pesantren yang mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman, beradab, dan berkelanjutan.</p> 2026-07-12T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2615 Hubungan Gaya Belajar, Kemandirian Belajar, Dan Interaksi Guru-Siswa Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VI 2026-07-12T19:03:17+07:00 Francisca Deva Loli 501312678@ecampus.ut.ac.id Maria Goreti Rini Kristiantari riniokanegara@gmail.com Adhi Susilo adhi@ecampus.ut.ac.id <p>Siswa di kelas VI sekolah dasar di Kecamatan Damai, Kabupaten Kutai Barat, dipengaruhi oleh gaya belajar, kemandirian belajar, dan interaksi guru-siswa terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Metode kuantitatif digunakan, dan survei korelasional dirancang untuk 40 responden yang dipilih menggunakan metode sampel jenuh. Angket adalah alat penelitian yang digunakan untuk mengukur variabel seperti gaya belajar, kemandirian belajar, dan interaksi guru-siswa. Sebaliknya, dokumentasi digunakan untuk menghitung nilai IPA sebagai pengukur hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar (r = 0,955), kemandirian belajar (r = 0,569), dan interaksi guru-siswa (r = 0,993) memiliki hubungan positif dan signifikan dengan hasil belajar IPA (p &lt; 0,05). Nilai F juga adalah 1132,044, dengan p &lt; 0,05. Ketiga variabel tersebut, dengan koefisien determinasi 0,990, dapat menyumbang 99,0 persen dari variasi hasil belajar, dengan interaksi guru-siswa yang paling signifikan. Hasil ini menunjukkan bahwa faktor-faktor internal dan eksternal siswa memiliki peran yang saling berkaitan dalam mendukung hasil belajar IPA yang lebih baik.</p> 2026-07-12T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2603 Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Alat Listrik Penataan Rambut Pada Mata Kuliah Perawatan, Pratata, Dan Penataan Rambut 2026-07-13T11:42:41+07:00 Marissa Humaira Dewi marissahumairadewi@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif pada materi alat listrik penataan rambut yang layak, praktis, dan efektif digunakan dalam mata kuliah Perawatan, Pratata, dan Penataan Rambut di Program Studi Pendidikan Tata Rias Universitas Negeri Jakarta. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan waktu pembelajaran, keterbatasan sarana dan prasarana, serta belum tersedianya media pembelajaran yang menyajikan materi alat listrik penataan rambut secara lengkap dalam satu media pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah <em>Research and Development</em> (R&amp;D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap <em>Analyze, Design, Development, Implementation</em>, dan <em>Evaluation</em>. Produk yang dikembangkan berupa media pembelajaran interaktif berbasis Canva yang memuat materi penggunaan <em>hair dryer, flat iron, curling iron</em>, dan <em>crimping iron</em>, dilengkapi dengan gambar, video, kuis interaktif, dan fitur navigasi. Uji kelayakan dilakukan oleh ahli materi dan ahli media, sedangkan uji praktikalitas dan efektivitas dilakukan kepada mahasiswa Program Studi Pendidikan Tata Rias. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media memperoleh nilai validasi ahli materi sebesar 86% dan ahli media sebesar 88% dengan kategori sangat layak. Uji praktikalitas memperoleh persentase 95,7% dengan kategori sangat praktis. Uji efektivitas menunjukkan nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,72 yang termasuk kategori tinggi. Dengan demikian, media pembelajaran interaktif yang dikembangkan dinyatakan layak, praktis, dan efektif untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa pada materi alat listrik penataan rambut.</p> 2026-07-13T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2626 Pengaruh Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah, Pengetahuan Manajemen Dan Kepuasan Kerja Terhadap Komitmen Organisasi Guru SMP Di Kecamatan Lawe Alas Kabupaten Aceh Tenggara 2026-07-13T11:54:36+07:00 Rahim Sekedang sekedangrahim@gmail.com Marwan Marwan marwan@umuslim.ac.id Munawar Munawar nawar10dr@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan kepala sekolah, pengetahuan manajemen, dan kepuasan kerja terhadap komitmen organisasi guru SMP di Kecamatan Lawe Alas, Kabupaten Aceh Tenggara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Populasi berjumlah 214 guru dengan sampel 139 responden yang ditentukan melalui rumus Slovin serta teknik proportional dan simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis secara deskriptif dan korelasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh signifikan terhadap pengetahuan manajemen (92%) dan kepuasan kerja (95%), serta berpengaruh langsung terhadap komitmen organisasi (13%). Pengetahuan manajemen memiliki pengaruh kecil terhadap komitmen organisasi (2%), sedangkan kepuasan kerja memberikan pengaruh dominan (58%). Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh sangat signifikan terhadap komitmen organisasi (98%).</p> 2026-07-13T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2625 Museum Song Terus sebagai Media Konstruksi Pengetahuan Sejarah dalam Perspektif Kognitivisme 2026-07-13T12:04:24+07:00 Laily Nailul Muna munalaily@gmail.com Djono Djono munalaily@gmail.com <p>Museum berperan penting sebagai sarana edukasi yang membantu masyarakat memahami sejarah melalui pengalaman belajar yang konkret. Pemahaman masyarakat terhadap sejarah praaksara di lingkungan sekitar masih relatif rendah, sehingga diperlukan sumber belajar yang dapat menyajikan informasi sejarah secara menarik dan bermakna. Tujuan artikel ini untuk menganalisis Museum Song Terus sebagai sumber belajar sejarah, menjelaskan konstruksi pengetahuan sejarah dalam perspektif kognitivisme, dan menganalisis implikasi museum Song Terus terhadap pemahaman dan kesadaran sejarah masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka. Data penelitian diperoleh melalui buku dan artikel jurnal yang berkaitan dengan Museum Song Terus, sejarah praaksara, dan teori kognitivisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Museum Song Terus memiliki potensi sebagai sumber belajar sejarah melalui koleksi artefak, dan fosil, serta keberadaan media audiovisual yang merepresentasikan kehidupan praaksara di kawasan Gunung Sewu. Dalam perspektif kognitivisme, proses konstruksi pengetahuan terjadi melalui tahapan perhatian, pemrosesan informasi, asimilasi, dan akomodasi yang memungkinkan pengunjung menghubungkan pengetahuan awal dengan informasi baru yang didapatkan selama kunjungan. Pengalaman belajar di Museum berkontribusi terhadap peningkatan pemahaman sejarah, penghargaan terhadap warisan budaya, dan tumbuhnya kesadaran sejarah masyarakat. Sebagai kesimpulan, Museum Song Terus tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelestarian koleksi sejarah, tetapi juga sebagai lingkungan belajar yang mendukung konstruksi pengetahuan sejarah secara bermakna.</p> 2026-07-13T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2652 Problematika Pembelajaran Maharah Qira’ah pada Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab Semester 4 IAI an-Nawawi Purworejo dan Upaya Dosen dalam Mengatasinya 2026-07-13T12:48:35+07:00 Rosyidah Nur Lailiyah rosyidahnurlailiyah@gmail.com <p><span class="TextRun SCXW87672822 BCX0" lang="EN-US" xml:lang="EN-US" data-contrast="auto"><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">Penelitian</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">ini</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">bertujuan</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">untuk</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">mendeskripsikan</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">tantangan</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;yang&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">dihadapi</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">dalam</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">pengajaran</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;Maharah Qira’ah&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">kepada</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">mahasiswa</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;semester&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">empat</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;Program Pendidikan Bahasa Arab di IAI An-Nawawi&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">Purworejo</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">,&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">serta</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">upaya</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;yang&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">dilakukan</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;oleh&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">pengajar</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">untuk</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">mengatasinya</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">.&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">Penelitian</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">ini</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">menggunakan</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">pendekatan</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">kualitatif</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">deskriptif</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">. Data&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">dikumpulkan</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">melalui</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">observasi</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;dan&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">wawancara</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">dengan</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;16&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">mahasiswa</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;dan&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">pengajar</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">mata</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">kuliah</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">,&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">kemudian</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">dianalisis</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">melalui</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">tahapan</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">reduksi</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;data,&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">penyajian</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;data, dan&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">penarikan</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">kesimpulan</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">. Hasil&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">penelitian</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">menunjukkan</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">bahwa</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">tantangan</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">dalam</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;Maharah Qira’ah&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">dipengaruhi</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;oleh&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">faktor</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">linguistik</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;dan non-</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">linguistik</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">.&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">Aspek</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">linguistik</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">meliputi</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">penguasaan</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">kosakata</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;yang&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">terbatas</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">,&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">kesulitan</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">dalam</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">memahami</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;tata&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">bahasa</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;Arab (</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">nahwu</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">) dan&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">morfologi</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;(</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">sharaf</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">),&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">serta</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">kemampuan</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;yang&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">rendah</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">dalam</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">memahami</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">isi</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">teks</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;dan&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">mengidentifikasi</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">gagasan</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">utama</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">.&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">Sementara</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">itu</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">,&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">aspek</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;non-</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">linguistik</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">meliputi</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">perbedaan</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">latar</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">belakang</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">pendidikan</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">,&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">frekuensi</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">membaca</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;yang&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">rendah</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">,&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">minat</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;dan&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">motivasi</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">belajar</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;yang&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">kurang</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">optimal</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">, dan&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">lingkungan</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">belajar</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;yang&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">kurang</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">mendukung</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">. Upaya para&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">dosen</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">untuk</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">mengatasi</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">masalah</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">ini</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">meliputi</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">penguatan</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">penguasaan</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">kosakata</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">,&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">peninjauan</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;tata&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">bahasa</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;dan&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">morfologi</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">,&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">mendorong</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">praktik</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">membaca</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">secara</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">teratur</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">,&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">memberikan</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">bimbingan</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;dan&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">motivasi</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">,&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">serta</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">memanfaatkan</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">berbagai</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;media dan&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">sumber</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">belajar</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">untuk</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">meningkatkan</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">keterampilan</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">&nbsp;Maharah Qira’ah&nbsp;</span><span class="NormalTextRun SpellingErrorV2Themed SCXW87672822 BCX0">siswa</span><span class="NormalTextRun SCXW87672822 BCX0">.</span></span><span class="EOP Selected SCXW87672822 BCX0" data-ccp-props="{&quot;134233279&quot;:true,&quot;201341983&quot;:0,&quot;335551550&quot;:6,&quot;335551620&quot;:6,&quot;335559739&quot;:0,&quot;335559740&quot;:240}">&nbsp;</span></p> 2026-07-13T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2667 Pengaruh Penggunaan Virtual PhET pada Materi Rangkaian Listrik terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa SD 2026-07-13T13:19:35+07:00 Ummi Muthi'ah Zaujaha muthiah27@upi.edu Cucun Sunaengsih cucunsunaengsih@upi.edu Regina Lichteria Panjaitan regina@upi.edu <p>Keterampilan proses sains merupakan salah satu kemampuan penting yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Namun, keterampilan proses sains siswa pada materi rangkaian listrik masih tergolong rendah karena pembelajaran cenderung berpusat pada guru dan kurang memberikan pengalaman ilmiah secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Virtual <em>PhET</em> pada materi rangkaian listrik terhadap keterampilan proses sains siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas 32 siswa kelas eksperimen dan 30 siswa kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes keterampilan proses sains dan lembar observasi. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, uji beda rata-rata, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai keterampilan proses sains pada kelas eksperimen meningkat dari 47 menjadi 77, sedangkan pada kelas kontrol meningkat dari 46 menjadi 69. Nilai rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,55 dan kelas kontrol sebesar 0,37 dengan kategori sedang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Virtual <em>PhET</em> berpengaruh terhadap keterampilan proses sains siswa sekolah dasar pada materi rangkaian listrik dibandingkan penggunaan media video pembelajaran. Dengan demikian, Virtual <em>PhET</em> dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran untuk mendukung pengembangan keterampilan proses sains siswa dalam pembelajaran IPAS.</p> 2026-07-13T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2627 Eksplorasi Hambatan Psikologis Mahasiswa Baru dalam Beradaptasi dengan Sistem Belajar Mandiri Berbasis Andragogi 2026-07-13T13:33:46+07:00 Mega Surya Pratiwi megaspd38@guru.smp.belajar.id Syahfitri Purnama megaspd38@guru.smp.belajar.id Ira Miranti megaspd38@guru.smp.belajar.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hambatan psikologis yang dihadapi mahasiswa baru Universitas Terbuka (UT) SALUT Budi Mulya Jonggol dalam beradaptasi dengan sistem belajar mandiri berbasis andragogi. Sebagai populasi mahasiswa non-tradisional di wilayah suburban industri, transisi dari ketergantungan pedagogis menuju otonomi belajar memicu dinamika psikologis yang unik. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus eksploratif dengan lensa fenomenologi, data dihimpun melalui wawancara mendalam semi terstruktur terhadap 8 mahasiswa tahun pertama, observasi non partisipan pada platform koordinasi digital, dan analisis dokumentasi rekam jejak digital. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Temuan penelitian mengungkap tiga tema utama hambatan psikologis: 1) <em>Academic culture shock</em> yang bermanifestasi dalam bentuk kecemasan akademik dan <em>techno anxiety</em>; 2) <em>Isolation distress</em> akibat hilangnya jangkar sosial dan kehadiran fisik yang memicu apati kognitif; serta 3) <em>Role conflict stress</em> yang dialami oleh mahasiswa pekerja dan komuter, yang secara dinamis mendorong prokrastinasi akademik sebagai mekanisme koping defensif ego. Penelitian menyimpulkan bahwa kemandirian andragogis bukan merupakan fungsi otomatis melainkan kapasitas psikologis yang memerlukan <em>institutional scaffolding</em>. Disarankan pembentukan sistem <em>peer mentoring</em> lokal dan redesain materi orientasi yang mengintegrasikan manajemen stres.</p> 2026-07-13T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2659 Pengaruh Media Dan Metode Pembelajaran Terhadap Motivasi Belajar Dan Dampaknya Terhadap Hasil Belajar Siswa Di MAN 21 Jakarta 2026-07-13T15:36:33+07:00 Rusmal Kahvi rudirusmal@gmail.com Rulaila Rulaila elafile2009@gmail.com Imam Zaruki imamzaruki@gmail.com Herawati Herawati umiherawati99@gmail.com Avisina Anadri senaanadri@gmail.com Mulki Siregar mulkisiregar@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh media pembelajaran dan metode pembelajaran terhadap motivasi belajar serta dampaknya terhadap hasil belajar siswa di MAN 21 Jakarta. Latar belakang penelitian didasarkan pada fenomena bahwa pemilihan media dan metode secara signifikan memengaruhi motivasi siswa, yang pada akhirnya menentukan capaian akademik. Masalah penelitian yang diangkat mencakup tiga pertanyaan utama: pengaruh media dan metode terhadap motivasi pengaruh media, metode, dan motivasi terhadap hasil belajar, serta peran motivasi sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survai kausal-eksplanatori yang melibatkan 151 siswa MAN 21 Jakarta sebagai responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert lima poin yang telah lolos uji validitas dan reliabilitas (Cronbach's Alpha &gt; 0,70), dan dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics melalui analisis deskriptif, korelasi Pearson, regresi linear ganda, dan analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media dan metode pembelajaran secara simultan menjelaskan 63,8% variasi motivasi belajar, sedangkan bersama motivasi menjelaskan 73,1% variasi hasil belajar. Korelasi tertinggi terjadi antara motivasi belajar dan hasil belajar (r = 0,821). Analisis jalur mengonfirmasi bahwa motivasi belajar bertindak sebagai variabel mediasi yang signifikan, baik untuk pengaruh media maupun metode terhadap hasil belajar siswa MAN 21 Jakarta.</p> 2026-07-13T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2609 Hubungan Antara Gaya Mengajar Guru Dengan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V Di SDN Pasarkemis III Kabupaten Tangerang 2026-07-13T15:55:39+07:00 Khansa 'Alimah Humairo khansaalimah2121@gmail.com Aam Amaliyah aamamaliyah23@gmail.com Najib Hasan najibhasanbay@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gaya mengajar guru dengan hasil belajar matematika siswa kelas V di SDN Pasarkemis III Kabupaten Tangerang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional. Populasi subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Pasarkemis III Kabupaten Tangerang dengan mengambil sampel sebanyak 30 siswa kelas V yang diambil dari satu kelas. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan instrumen tes berupa soal pilihan ganda dan instrumen non tes berupa angket. Berdasarkan kriteria dari tabel korelasi yang menunjukkan nilai pearson correlation 0,526 ˃ rtabel 0,3610 dan hasil penelitian pengujian hipotesis uji-t diperoleh thitung = 3,270 ˃ ttabel = 2,048, maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, artinya penelitian ini telah berhasil menguji kebenaran hipotesis bahwa gaya mengajar guru (X) memiliki hubungan dengan hasil belajar siswa (Y). Selanjutnya dapat dilihat dari hasil koefisien determinasi, bahwa besarnya hubungan variabel X dengan variabel Y sebesar 0,276 bermakna bahwa gaya mengajar guru memiliki hubungan dengan hasil belajar siswa sebesar 27,6%, sedangkan sisanya 72,4% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Jenis gaya mengajar guru yang paling tinggi hubungannya dengan siswa kelas V di SDN Pasarkemis III Kabupaten Tangerang adalah gaya mengajar personalisasi yang dilihat dari tingginya persetujuan siswa terhadap pemberian motivasi, perhatian terhadap siswa, dan dukungan guru dalam pembelajaran pada hasil pernyataan angket gaya mengajar guru.</p> 2026-07-13T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2601 Persepsi Siswa Kelas IV Tentang Pentingnya Green Industry Melalui Pembelajaran Bahasa Indonesia Di SDN Pabuaran Tumpeng 1 2026-07-13T16:06:04+07:00 Fitria Sintia Dewi 23fitriasintia@gmail.com Erdhita Oktrifianty erdhitaoktrifianty@gmail.com Intan Sari Ramdhani intan.sariramdhani@gmail.com <p>pembelajaran yang kontekstual. Pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya melalui teks narasi, memiliki potensi untuk mengintegrasikan nilai-nilai <em>green industry </em>sebagai upaya menumbuhkan kepedulian lingkungan pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi siswa kelas IV SDN Pabuaran Tumpeng 1 tentang pentingnya <em>green industry </em>serta mendeskripsikan peran pembelajaran Bahasa Indonesia melalui teks narasi bertema <em>green industry </em>dalam menumbuhkan kesadaran ekologis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Angket tertutup diberikan kepada 23 siswa kelas IV sebagai screening untuk menentukan informan penelitian. Berdasarkan hasil penyaringan, dipilih 6 siswa yang mewakili kategori persepsi tinggi, sedang, dan rendah sebagai informan wawancara. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, angket terbuka, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi teknik untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki persepsi yang baik terhadap pentingnya <em>green industry </em>melalui pembelajaran Bahasa Indonesia. Siswa mampu menggambarkan aktivitas pembelajaran, memahami isi teks, pesan, dan amanat cerita, serta memberikan penilaian terhadap isi teks dan perilaku tokoh. Selain itu, siswa menunjukkan keinginan untuk menerapkan perilaku peduli lingkungan, seperti menjaga kebersihan, membuang sampah pada tempatnya, dan melakukan kerja bakti. Pembelajaran Bahasa Indonesia melalui teks narasi bertema <em>green industry </em>juga berperan dalam menumbuhkan kesadaran ekologis siswa melalui pengalaman belajar yang kontekstual dan bermakna. Dengan demikian, integrasi tema <em>green industry </em>dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dapat menjadi alternatif strategi untuk menumbuhkan kesadaran dan perilaku peduli lingkungan pada siswa sekolah dasar.</p> 2026-07-13T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2677 Transformasi Budaya Religius Dalam Pembentukan Karakter Taruna/Taruni Perspektif Pendidikan Islam: Studi Kasus Di Politeknik Pelayaran Malahayati 2026-07-13T20:17:27+07:00 Sariyulis Sariyulis sariyulis@poltekpelaceh.ac.id <p>Penelitian ini mengkaji transformasi budaya religius dalam pembentukan karakter taruna/taruni di Politeknik Pelayaran Malahayati dari perspektif pendidikan Islam. Pesatnya perkembangan pendidikan vokasi pelayaran cenderung menitikberatkan pada kompetensi teknis, sementara pembentukan karakter—khususnya nilai-nilai keagamaan—kerap belum tergarap secara sistematis, meskipun taruna/taruni hidup dalam lingkungan yang sangat disiplin dan hierarkis menyerupai kehidupan di atas kapal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk budaya religius yang dikembangkan di kampus, proses transformasi dan internalisasinya, serta kontribusinya terhadap pembentukan karakter taruna/taruni. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap pimpinan kampus, dosen Pendidikan Agama Islam, pembina asrama/resimen taruna, serta taruna/taruni. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya religius diwujudkan melalui salat berjamaah, tadarus Al-Qur'an, kajian keislaman, peringatan hari besar Islam, serta pembiasaan salam dan busana islami. Proses transformasinya berlangsung melalui tiga tahap yang saling berkaitan, yaitu internalisasi nilai melalui kurikulum dan pembiasaan, keteladanan pimpinan dan pembina, serta penguatan melalui sistem penghargaan dan sanksi yang terintegrasi dengan tata tertib korps taruna. Budaya religius ini berkontribusi signifikan terhadap pembentukan nilai karakter yang relevan dengan profesionalisme pelaut, yaitu kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, dan kepemimpinan, yang sejalan dengan tujuan pendidikan Islam dalam membentuk insan kamil. Penelitian ini juga mengidentifikasi faktor pendukung seperti kebijakan institusi dan ketersediaan figur keteladanan, serta tantangan berupa keterbatasan alokasi waktu di tengah padatnya kurikulum teknis dan variasi literasi keagamaan awal taruna/taruni.</p> 2026-07-13T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2578 PJBL-Based Digital Modules Integrated With Chemo-Entrepreneurship In Hydrocarbon Learning In Indonesia: A Systematic Literature Review 2026-06-20T20:15:34+07:00 Triana Putri Sitorus triana.putri6234@grad.unri.ac.id Maria Erna mariaerna@lecturer.unri.ac.id Wulandari Wulandari wulandari@lecturer.unri.ac.id <p><em>The transformation of 21st-century education requires chemistry learning to move beyond conceptual mastery and foster students' critical thinking, creativity, digital literacy, and entrepreneurial skills. One promising approach to addressing these demands is the integration of Project-Based Learning (PjBL), chemo-entrepreneurship (CEP), and digital modules in chemistry education. This study aims to analyze research trends related to the development of PjBL-based digital modules integrated with chemo-entrepreneurship in chemistry learning, particularly on hydrocarbon topics, during the period 2015–2025. The study employed a Systematic Literature Review (SLR) method following the PRISMA 2020 guidelines. Data were collected from Scopus, ScienceDirect, SpringerLink, ERIC, Google Scholar, Garuda, and SINTA databases. The selection process resulted in 29 articles that met the inclusion criteria. The findings indicate that existing studies are predominantly focused on the development of e-modules, electronic worksheets (e-LKPD), and the implementation of PjBL to enhance critical thinking skills, creativity, science process skills, and entrepreneurial interest. However, studies that simultaneously integrate digital modules, PjBL, and chemo-entrepreneurship within hydrocarbon learning remain limited. Therefore, the development of PjBL-based digital modules integrated with chemo-entrepreneurship for hydrocarbon topics offers significant potential as an innovative learning strategy aligned with the demands of 21st-century education.&nbsp; </em></p> 2026-07-16T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2617 Improving Vocational High School Students' Listening Skills Through Wordwall Based Digital Game Based Learning 2026-07-17T10:47:32+07:00 M. Adrian Amien Anshari adriantrb02@gmail.com Edi Pujo Basuki ediayarga@unusa.ac.id Mujad Didien Afandi dinosetro74@unusa.ac.id Savira Zaniar savira@unusa.ac.id <p><em>This study aimed to investigate the effect of Wordwall-Based Digital Game-Based Learning on students’ listening skills and determine the extent of improvement after the treatment. The study employed a quantitative approach using a quasi-experimental one-group pre-test and post-test design. The participants consisted of 29 tenth-grade students at a vocational high school in Surabaya. Data were collected through listening tests administered before and after the implementation of Wordwall-based learning activities. The instrument was validated by experts and demonstrated high reliability with a Cronbach’s Alpha coefficient of 0.873. </em><em>The findings revealed that students’ listening achievement improved significantly after the treatment. The average pre-test score was 57.41, while the post-test average increased to 77.07. The Wilcoxon Signed Rank Test showed a significance value of 0.001 (p &lt; 0.05), indicating a statistically significant difference between pre-test and post-test scores. Furthermore, the N-Gain score of 0.4816 was categorized as moderate improvement. These results indicate that Wordwall-Based Digital Game-Based Learning effectively improves students’ listening skills and enhances engagement during listening instruction.</em></p> 2026-07-17T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2604 The Effect Of Canva-Based Audio-Visual Learning On Improving The Motivation And Academic Achievement Of Students At SDN Batioh 1 Banyuates Sampang 2026-07-17T12:21:38+07:00 Rukani Rukani ruka040680@gmail.com Nuril Huda ruka040680@gmail.com Sri Utami ruka040680@gmail.com <p><em>This study aims to determine the effect of Canva-based audio-visual learning on the motivation and learning achievement of fifth-grade students at SDN Batioh 1 Banyuates Sampang. The background of this study is based on the low learning motivation of students, which has an impact on learning outcomes, as well as the need for learning innovations that utilize digital technology effectively and attractively. Canva-based audio-visual learning was chosen because it is able to present learning materials in a visual, interactive, and easy-to-understand manner for elementary school students. This study used a quantitative approach with an experimental method. The research design used was a pretest-posttest control group design. The research subjects were fifth-grade students at SDN Batioh 1 Banyuates Sampang, who were divided into an experimental class and a control class. Data collection techniques were carried out through learning motivation questionnaires and learning achievement tests. The data obtained were analyzed using statistical tests to determine the differences in motivation and learning achievement before and after the implementation of Canva-based audio-visual learning. The results showed that Canva-based audio-visual learning had a significant effect on increasing students' learning motivation. In addition, this learning method also had a significant effect on improving students' learning achievement compared to conventional learning. Thus, it can be concluded that Canva-based audio-visual learning is effective in increasing the motivation and learning achievement of fifth-grade students at SDN Batioh 1 Banyuates Sampang</em></p> 2026-07-17T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2605 The Impact Of Canva-Assisted Problem-Based Learning (PBL) On Students' Learning Interest And Critical Thinking Skills In Fraction Topics Among Fourth-Grade Students At UPTD SDN Banyuates 1 Sampang 2026-07-17T12:37:01+07:00 Puji Hastutik phastutik.spd@gmail.com Muhajir Muhajir phastutik.spd@gmail.com Sri Utami phastutik.spd@gmail.com <p><em>This study aims to determine the effect of implementing the Problem Based Learning (PBL) model assisted by Canva media on students' learning interest and critical thinking skills in fraction material for fourth-grade students at UPTD SDN Banyuates 1 Sampang. This study uses a quantitative approach with an experimental type and a pretest-posttest control group design. Data collection techniques were carried out through questionnaires to measure learning interest and tests to measure students' critical thinking skills. The data obtained were then analyzed using statistical tests including normality, homogeneity, and hypothesis testing. The results of the study indicate that there is a significant effect of the implementation of the Canva-assisted PBL model on students' learning interest and critical thinking skills. This is shown by the increase in scores after the treatment and the results of hypothesis testing which show a significance value of less than 0.05. Thus, the Canva-assisted PBL model is effectively used in mathematics learning in elementary schools, especially in fraction material.</em></p> 2026-07-17T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2606 The Impact Of Quizizz-Assisted Problem-Based Learning (PBL) On Students' Learning Motivation And Problem-Solving Skills In Plane Geometry Topics Among Fourth-Grade Students At SDN Jatra Timur 1 Sampang 2026-07-17T12:54:57+07:00 Lusy Ratnaningsih nabilafahreza31@gmail.com Muhajir Muhajir lusyratna19@gmail.com Sri Utami lusyratna19@gmail.com <p><em>This study aims to determine the effect of the Problem Based Learning (PBL) model assisted by Quizizz media on students' learning motivation and problem-solving skills on the material of plane figures in grade IV of SDN Jatra Timur 1 Sampang. This study used a quantitative approach with a pre-experimental design of one group pretest-posttest. The research sample consisted of 40 fourth-grade students. Data collection techniques were carried out through questionnaires, observations, interviews, and documentation. Data analysis was carried out using normality tests and paired sample t-tests to test the significance of differences before and after treatment. The results showed that the application of the PBL model assisted by Quizizz media significantly increased students' learning motivation and problem-solving skills. This model was able to create an active, enjoyable learning atmosphere and encourage students to think critically and independently, in line with the demands of learning in the digital era. </em></p> <p> </p> 2026-07-17T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2458 Integrating Wordwall, Artificial Intelligence, And Gamification To Improve Secondary Students’ Textbook Comprehension In Indonesian Language And Islamic Education Learning 2026-07-17T13:23:13+07:00 Achmad Ilham Firmahdi ilham73ahmad@gmail.com Achmad Fawaid fawaidachmad@unuja.ac.id Muhammad Iqbal muhammadqbl0@unuja.ac.id <p><em>Textbook comprehension in Islamic Education and Indonesian Language learning requires students to move beyond memorization toward interpretation, evaluation, and contextual application. This study aims to examine the effect of integrating Wordwall, artificial intelligence, and gamified learning on students’ comprehension of Islamic Education and Indonesian Language textbooks at SMA Nurul Jadid. A quantitative quasi-experimental design with a pretest–posttest control group model was employed, involving 60 students divided into an experimental group and a control group, with data analyzed through descriptive statistics, assumption testing, paired sample t-test, independent sample t-test, and N-Gain analysis. The results show that the experimental group’s mean score increased from 62.40 to 84.20, while the control group increased from 61.80 to 73.10. The paired sample t-test confirmed significant improvement in both groups, but the experimental group achieved a larger gain and a higher N-Gain score of 0.58 compared with 0.30 in the control group. Student responses also indicated high motivation, engagement, and perceived usefulness of AI-supported learning. The novelty of this study lies in integrating Wordwall, AI-supported scaffolding, and gamified learning as a unified instructional model for textbook comprehension in religious and language education.</em></p> 2026-07-17T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2459 Enhancing Students’ Engagement Through Emotional Intelligence Based Digital Tools In Indonesian Language And Islamic Education Learning 2026-07-17T13:36:27+07:00 Abdul Muhid abdmuhid023@gmail.com Achmad Fawaid achmad_fawaid.linguistik@upnjatim.ac.id Muhammad Iqbal muhammadqbl0@unuja.ac.id <p><em>Digital learning has become central to classroom practice, yet its pedagogical value remains limited when technology is used only for content delivery, assessment, or task completion without addressing students’ emotional readiness and engagement. This study examined the effect of emotion-aware digital learning using the How We Feel app on student engagement in Indonesian Language and Islamic Education. A quantitative comparative quasi-experimental design with a pretest–posttest non-equivalent control group model involved 120 secondary students at an Islamic private school in Probolinggo, divided into Indonesian Language experimental and control groups and Islamic Education experimental and control groups. The results showed that the experimental groups achieved higher engagement gains than the control groups, with large effect sizes in both subjects. The effect was stronger in Islamic Education, indicating that emotion-aware digital learning is particularly effective when aligned with moral reflection, empathy, and value internalization. Emotional engagement improved most strongly in Islamic Education, cognitive engagement increased most in Indonesian Language, and empathy emerged as the strongest predictor of student engagement. The novelty lies in integrating an emotion-tracking digital tool into subject-based learning and comparing its effects across linguistic and religious education contexts.</em></p> 2026-07-17T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2728 Pengaruh Pembelajaran Kewirausahaan Berbasis Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) Terhadap Minat Berwirausaha Dengan Self-Efficacy Dan Motivasi Diri Sebagai Variabel Mediasi Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomika Dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya 2026-07-17T13:47:28+07:00 Wahyuning Ulan Suci wahyuning.22100@mhs.unesa.ac.id Angga Martha Mahendra anggamahendra@unesa.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran kewirausahaan berbasis Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) terhadap minat berwirausaha serta peran <em>self-efficacy</em> dan motivasi diri sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas. Sampel penelitian berjumlah 339 mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya angkatan 2024 yang telah menempuh pembelajaran kewirausahaan berbasis MKWK. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan <em>Structural Equation Modeling</em> (SEM) berbasis <em>Partial Least Squares</em> (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha, <em>self-efficacy</em>, dan motivasi diri. <em>Self-efficacy</em> dan motivasi diri juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha. Selain itu, <em>self-efficacy</em> dan motivasi diri terbukti mampu memediasi pengaruh pembelajaran kewirausahaan terhadap minat berwirausaha. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran kewirausahaan berbasis MKWK berperan penting dalam meningkatkan minat berwirausaha mahasiswa, baik secara langsung maupun melalui peningkatan <em>self-efficacy</em> dan motivasi diri.</p> 2026-07-17T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2688 Implementasi Prinsip Rekonsiliasi Dalam Surat Filemon Bagi Pendidikan Agama Kristen: Model Pembelajaran Berbasis Proyek Dan Refleksi Digital Di Indonesia 2026-07-08T15:51:48+07:00 Eva Saryati Panggabean eva.panggabean@uhnp.ac.id Julius Tumpak Marganda Simaremare julius.simaremare@gmail.com <p style="font-weight: 400;">Kajian ini mengkaji implementasi prinsip rekonsiliasi dalam Surat Filemon dan relevansinya bagi pembinaan iman melalui Pendidikan Agama Kristen (PAK) di Indonesia. Fokus kajian diarahkan pada integrasi teologi rekonsiliasi dengan pembelajaran berbasis proyek dan refleksi digital sebagai strategi pedagogis yang kontekstual di tengah masyarakat Indonesia yang plural. Kajian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur terhadap sumber-sumber ilmiah mutakhir, terutama publikasi lima tahun terakhir yang membahas teologi Filemon, pedagogi PAK, pembelajaran berbasis proyek, dan transformasi digital dalam pendidikan agama. Hasil sintesis menunjukkan bahwa rekonsiliasi dalam Surat Filemon tidak berhenti pada pengampunan personal, tetapi bergerak menuju pemulihan relasi, pengakuan martabat, dan transformasi sosial yang dapat diterjemahkan ke dalam praktik pembelajaran PAK. Dalam konteks pedagogis, pembelajaran berbasis proyek memberi ruang bagi siswa untuk menghidupi nilai pengampunan, dialog, dan kerja sama melalui pengalaman nyata, sedangkan refleksi digital membantu proses internalisasi, evaluasi diri, dan penautan antara teks Alkitab dengan realitas sosial siswa. Kajian ini menegaskan bahwa integrasi rekonsiliasi Filemon, project-based learning, dan refleksi digital dapat memperkaya model pembelajaran PAK yang selama ini cenderung kognitif, menuju pembelajaran yang lebih partisipatif, reflektif, dan transformatif. Temuan ini mendukung pengembangan kurikulum dan praktik pengajaran PAK yang lebih relevan dengan kebutuhan pembentukan karakter dan kehidupan bersama dalam masyarakat majemuk Indonesia.</p> 2026-07-19T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2714 Optimizing The Role Of Teachers In Fostering Student Discipline 2026-07-11T14:17:38+07:00 Nafisah Masruroh nafisahmasruroh12@gmail.com Feriska Lestianti feriska@unuja.ac.id <p><em>This study aims to analyze the optimization of teachers' roles in fostering student discipline at SMP Nurul Jadid. The research employed a qualitative approach using a case study design. Data were collected through observations, interviews, and documentation involving the principal, teachers, school counselors, and students. Data were analyzed through data reduction, data display, and conclusion verification to ensure the validity of the findings. The results indicate that teachers play a strategic role in fostering student discipline through exemplary behavior, guidance, persuasive communication, and humanistic interpersonal approaches. Teachers consistently reinforce disciplined behavior through habituation, motivation, and responsive counseling services. The behavioristic approach is implemented through the provision of stimuli, reinforcement, and the habituation of disciplined behavior, while the humanistic approach is applied through empathetic relationships, self-reflection, and individualized guidance for students. In addition, school counseling services are conducted in an educational and continuous manner, enabling students to recognize their mistakes and independently improve their behavior. Supporting factors for the development of student discipline include positive interpersonal relationships, a conducive school environment, and a sustainable guidance system. Meanwhile, inhibiting factors include students' low self-awareness, peer influence, and inconsistencies in the implementation of school regulations. The study concludes that optimizing teachers' roles through the integration of behavioristic and humanistic approaches is effective in enhancing students' self-awareness and discipline within the school environment.</em></p> 2026-07-22T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2738 The Impact of Vlog-Mediated Speaking on University Students’ Speaking Skill 2026-07-23T22:55:38+07:00 Mohammad Ikbal mohammad.122060045@ugj.ac.id Misdi Misdi misdi@gmail.com Apandi Apandi apandi@gmail.com <p><em>Speaking ability is a crucial component of English language learning as it allows students to express ideas and exchange information effectively. However, many EFL learners continue to face speaking difficulties due to limited vocabulary, pronunciation challenges, low confidence, and insufficient opportunities for oral practice. This study investigates the impact of vlog-mediated speaking activities on university students’ speaking skills and explores their learning experiences during vlog project implementation. A mixed-method approach with a quantitative-dominant design was employed involving 16 students from the English Education Study Program at Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ). Quantitative data were collected from students’ speaking performances across four vlog activities through pre-test and post-test assessments, while qualitative data were obtained from students’ reflective responses. The quantitative data were analyzed using descriptive statistics and paired-sample t-tests, while qualitative data were examined through thematic analysis. The findings showed a consistent improvement in students’ speaking performance, with mean scores increasing from 55.47 in Vlog 1 to 70.31 in Vlog 4. The paired-sample t-test revealed a significant difference between pre-test and post-test scores (t(15) = 5.69, p &lt; .001), with a large effect size (Cohen’s d = 1.42). Qualitative analysis identified three themes: enhanced confidence, improved speaking skills, and positive learning experiences. These results suggest that vlog-mediated speaking activities effectively promote repeated practice, self-reflection, and active engagement in English speaking development.</em></p> 2026-07-23T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2748 Digital Media Integration In English Language Teaching: Its Impact On Young Learners' Speaking Confidence And Engagement 2026-07-23T23:26:08+07:00 Rini Artika rinijambi838@gmail.com Wahyuni Fitria wahyunifitria@uinjambi.ac.id Eliza Trimadona elizatrimadona@uinjambi.ac.id <p><em>This study examines the integration of digital media in English language teaching and its impact on young learners’ speaking confidence and classroom engagement at the primary school level. Conducted at Excellent Mandiri School, Kota Jambi, Indonesia, this qualitative study employed structured classroom observations across twelve English lessons involving fourth- to sixth-grade elementary students. A systematic observation protocol was used to identify indicators of speaking confidence, including voluntary oral participation, spontaneous English production, and avoidance behaviors, as well as student engagement across various learning activities. The findings demonstrate a clear difference between digital media-supported and non-digital learning phases. Digital media activities generated substantially higher levels of speaking confidence, with positive speaking behaviors occurring more than twice as often as those observed during conventional instruction. Students also showed high engagement rates across digital activities, ranging from 74% to 95%, compared with 48% during teacher-centered explanations. Animated educational videos and digital songs encouraged sustained participation, while interactive quiz applications stimulated the highest level of active involvement. Differences among learner responses and the gradual increase in confidence indicators suggest that digital media integration serves not only as a motivational tool but also as a mechanism for developing communicative confidence over time. These findings highlight the importance of purposeful digital media integration in primary EFL classrooms and provide implications for teacher development, curriculum innovation, and educational policy in Indonesia.</em></p> 2026-07-23T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2702 Pengembangan Bahan Ajar Digital Interaktif Matematika SMP Topik Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Untuk Melatih Berpikir Kritis dan Kreatif Siswa 2026-07-23T23:38:32+07:00 Rina Firsty Nabila rinafirsty18@gmail.com Raden Sulaiman endahrahaju@unesa.ac.id Endah Budi Rahaju endahrahaju@unesa.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar digital interaktif matematika pada topik Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) untuk melatih kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa SMP. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&amp;D) dengan model 4D yang meliputi tahap <em>define, design, develop,</em> dan <em>disseminate</em> terbatas. Pada tahap <em>define</em> dilakukan analisis kebutuhan melalui kajian Kurikulum Merdeka, standar NCTM, hasil PISA 2022, buku ajar, wawancara guru, dan analisis karakteristik siswa. Tahap <em>design</em> menghasilkan rancangan bahan ajar yang memuat materi, aktivitas pembelajaran interaktif, visualisasi, umpan balik, serta instrumen <em>pretest</em> dan <em>posttest</em> yang disesuaikan dengan indikator berpikir kritis Ennis dan berpikir kreatif Guilford. Selanjutnya, pada tahap <em>develop</em>, produk divalidasi oleh ahli pembelajaran, ahli media, dan guru matematika, kemudian direvisi dan diujicobakan pada kelompok kecil untuk menilai kepraktisan dan keefektifannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat valid dengan indeks validitas 80–100%, sangat praktis berdasarkan respons guru dan siswa dengan indeks di atas 80%, serta efektif dalam meningkatkan hasil belajar. Ketuntasan belajar klasikal mencapai lebih dari 75% sesuai KKM, sedangkan hasil analisis <em>N-gain</em> sebesar 34% menunjukkan peningkatan hasil belajar pada kategori sedang. Observasi pembelajaran juga memperlihatkan bahwa penggunaan bahan ajar mampu mengaktifkan indikator berpikir kritis dan kreatif siswa secara konsisten. Pada tahap <em>disseminate</em>, produk dipublikasikan melalui situs web sehingga dapat diakses secara daring sebagai sumber belajar tambahan. Dengan demikian, bahan ajar digital interaktif yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan sebagai alternatif sumber belajar matematika untuk mendukung pembelajaran yang berorientasi pada pengembangan kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa.</p> 2026-07-23T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2705 Revitalisasi Permainan Tradisional Sebagai Media Olahraga Rekreasi untuk Penguatan Karakter Anak Sekolah Dasar 2026-07-23T23:47:26+07:00 Prima Ajitama primaajitama89@students.unnes.ac.id Sahri Sahri sahri@mail.unnes.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran revitalisasi permainan tradisional sebagai media olahraga rekreasi dalam penguatan karakter anak sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis korelasi Pearson Product Moment untuk menguji hubungan antara permainan tradisional dan penguatan karakter anak. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara permainan tradisional dengan penguatan karakter anak sekolah dasar, yang ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,606 dengan tingkat signifikansi 0,000. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin baik penerapan permainan tradisional, semakin baik pula karakter yang berkembang pada anak. Permainan tradisional tidak hanya berfungsi sebagai aktivitas olahraga rekreasi yang menyenangkan, tetapi juga menjadi media pendidikan karakter yang efektif melalui penanaman nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, kejujuran, dan sportivitas. Selain itu, permainan tradisional mampu meningkatkan aktivitas fisik serta memperkuat interaksi sosial antaranak, sehingga menjadi alternatif yang relevan di tengah meningkatnya penggunaan permainan berbasis gawai. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa revitalisasi permainan tradisional memiliki kontribusi yang signifikan dalam mendukung penguatan karakter anak sekolah dasar. Oleh karena itu, permainan tradisional perlu dipertahankan, dikembangkan, dan diintegrasikan ke dalam kegiatan pendidikan serta olahraga rekreasi sebagai upaya membentuk generasi yang sehat, berkarakter, dan mampu melestarikan budaya bangsa.</p> 2026-07-23T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2712 Pengaruh Literasi Digital dan Dukungan Organisasi Terhadap Kinerja Guru dengan Efikasi Diri Sebagai Variabel Mediasi di SD Kalam Kudus Pekanbaru 2026-07-24T00:06:32+07:00 Sudarsono Sudarsono weishun_xue999@yahoo.com Ike Kusdyah Rachmawati Ikekusnadyah@asia.ac.id Yunus Handoko yunushandoko@gmail.com <p>Era digital menuntut guru untuk mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran. SD Kalam Kudus di Pekanbaru menghadapi paradoks: kualitas pembelajaran yang stagnan dan kinerja guru yang menurun meskipun sekolah telah konsisten berinvestasi dalam perangkat teknologi dan pengembangan profesional. Situasi ini menunjukkan bahwa kemampuan teknis dan dukungan organisasi belum diterjemahkan ke dalam kinerja yang optimal. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi digital dan dukungan organisasi terhadap kinerja guru, baik secara langsung maupun melalui efikasi diri sebagai variabel mediasi, dalam lingkungan sekolah dasar swasta berbasis nilai-nilai Kristen. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksploratif. Peneliti sengaja memilih lokasi penelitian berdasarkan relevansi fenomena tersebut. Mereka memilih seluruh guru (42 guru) di lokasi penelitian sebagai responden menggunakan pengambilan sampel jenuh. Mereka mengumpulkan data melalui kuesioner tertutup menggunakan skala Likert. Mereka mengolah data menggunakan teknik analisis kuantitatif yang relevan untuk menguji model dengan variabel mediasi. Studi ini mengungkapkan empat temuan utama. Pertama, literasi digital memiliki pengaruh langsung dan signifikan terhadap efikasi diri dan kinerja guru. Kedua, dukungan organisasi memiliki pengaruh langsung dan signifikan terhadap efikasi diri dan kinerja guru dan muncul sebagai prediktor paling dominan dalam model. Ketiga, efikasi diri secara signifikan berkontribusi pada kinerja, melengkapi kedua faktor anteseden. Keempat, efikasi diri memediasi pengaruh dukungan organisasi terhadap kinerja, tetapi tidak memediasi pengaruh literasi digital terhadap kinerja. Pola ini menunjukkan bahwa peran mediasi efikasi diri bersifat spesifik terhadap sumber pengaruhnya. Studi ini menyimpulkan bahwa peningkatan kinerja guru di era digital membutuhkan kombinasi kompetensi teknis, lingkungan kerja yang mendukung, dan manajemen efikasi diri profesional yang efektif. Kepala sekolah perlu memprioritaskan bimbingan kepemimpinan instruksional, pengakuan harian atas kontribusi guru, dan penciptaan lingkungan kerja yang aman untuk inovasi. Yayasan dan sekolah perlu mengevaluasi efektivitas pelatihan teknologi dan meningkatkan kebijakan beban kerja guru. Peneliti di masa mendatang disarankan untuk memperluas cakupan responden, menerapkan desain jangka panjang, menambahkan faktor kontekstual, dan menyempurnakan alat pengukuran efikasi diri untuk konteks digital.</p> 2026-07-24T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2730 Analisis Deep Learning Pada Proses Pembelajaran Manicure Spa Di SMK Negeri 7 Tangerang Selatan 2026-07-24T19:56:07+07:00 Marsyandha Inayah Putri marsyandhainayah@gmail.com Jenny Sista Siregar jenny_siregar@yahoo.co.id Nurul Hidayah nurul_Hidayah@unj.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan <em>Deep Learning</em> pada proses pembelajaran <em>Manicure SPA</em> di SMK Negeri 7 Tangerang Selatan. Latar belakang penelitian didasarkan pada perlunya penerapan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik untuk meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan praktik, kemampuan berpikir kritis, serta kesiapan peserta didik dalam menghadapi dunia kerja. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dokumentasi, dan triangulasi data. Subjek penelitian terdiri atas satu orang guru mata pelajaran <em>Manicure SPA</em> dan sembilan peserta didik kelas XI Program Keahlian Kecantikan Kulit dan Rambut. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan sesuai model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan <em>Deep Learning</em> pada pembelajaran <em>Manicure SPA</em> telah terlaksana dengan baik melalui kegiatan <em>briefing</em>, demonstrasi, diskusi, praktik langsung, tutor sebaya, refleksi, dan evaluasi. Guru berperan sebagai fasilitator yang mendorong peserta didik aktif membangun pengetahuan, memahami fungsi alat dan bahan, menganalisis prosedur kerja, serta menerapkan keterampilan <em>Manicure SPA</em> secara tepat. Faktor pendukung penerapan <em>Deep Learning</em> meliputi kompetensi guru, penggunaan <em>jobsheet</em>, demonstrasi, tutor sebaya, fasilitas laboratorium, dan pengalaman belajar dari industri. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan beberapa alat praktik, waktu menunggu giliran praktik, serta perbedaan kemampuan peserta didik dalam memahami materi. Dengan demikian, penerapan <em>Deep Learning</em> terbukti mampu meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan praktik, dan keterlibatan aktif peserta didik dalam pembelajaran <em>Manicure SPA</em> sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.</p> 2026-07-24T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2726 Implementasi Kurikulum Merdeka Melalui Project Based Learning Dalam Meningkatkan Kreativitas Peserta Didik Kelas IV Di Sekolah Dasar 2026-07-24T20:26:32+07:00 Hesti Iswandayani hestiiswandayani@gmail.com Beny Dwi Lukitoaji beny@upy.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Kurikulum Merdeka melalui <em>Project Based Learning</em> (PjBL) dalam meningkatkan kreativitas peserta didik kelas IV di SD Negeri 2 Kadipiro, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru kelas IV, dan peserta didik kelas IV. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka melalui <em>Project Based Learning</em> telah terlaksana dengan baik melalui tahapan penentuan masalah atau proyek, perencanaan kegiatan proyek, pelaksanaan proyek, presentasi hasil, serta evaluasi dan refleksi. Penerapan <em>Project Based Learning</em> mampu meningkatkan keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran melalui kegiatan diskusi, kerja sama kelompok, pemecahan masalah, dan penyusunan produk proyek. Selain itu, pembelajaran berbasis proyek berkontribusi terhadap perkembangan kreativitas peserta didik yang ditunjukkan melalui empat aspek, yaitu <em>fluency</em> (kelancaran menghasilkan ide), <em>flexibility</em> (keluwesan dalam menemukan berbagai alternatif penyelesaian masalah), <em>originality</em> (kemampuan menghasilkan ide dan karya yang unik), serta <em>elaboration</em> (kemampuan mengembangkan ide menjadi karya yang lebih rinci dan menarik). Aspek <em>elaboration</em> merupakan indikator yang berkembang paling dominan. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa peserta didik yang memerlukan pendampingan dalam mengemukakan ide, berpartisipasi aktif dalam diskusi, dan mempresentasikan hasil proyek. Dengan demikian, implementasi Kurikulum Merdeka melalui <em>Project Based Learning</em> mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan bermakna serta mendukung peningkatan kreativitas peserta didik di sekolah dasar.</p> 2026-07-24T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2504 Systematic Literature Review: Efektivias Pemberian Reward Dan Punishment Terhadap Kedisimplinan Dan Motivasi Belajar Peserta Didik 2026-06-16T08:56:22+07:00 Fitriana Fitriana 12210720242@students.uin-suska.ac.id Ilmi Mayshinta 12210720242@students.uin-suska.ac.id Ismayana Ismayana 12210720242@students.uin-suska.ac.id <p>Penelitian ini merupakan kajian literature review yang berfokus pada analisis pengaruh reward dan punishment terhadap motivasi belajar serta kedisiplinan peserta didik di lingkungan sekolah. Permasalahan utama dalam studi ini berkaitan dengan efektivitas penerapan reward dan punishment dalam meningkatkan motivasi serta disiplin siswa, termasuk faktor-faktor yang dapat memengaruhi keberhasilannya. Hasil kajian terhadap 15 artikel yang telah dipilih menunjukkan bahwa kedua strategi tersebut cenderung memberikan dampak positif terhadap peningkatan motivasi dan kedisiplinan peserta didik. Efektivitasnya akan lebih optimal apabila penerapan reward dan punishment dilakukan secara seimbang, tepat, dan tidak berlebihan. Selain itu, penerapan yang sesuai juga berpotensi meningkatkan hasil belajar serta pembentukan karakter disiplin siswa, dengan tetap mempertimbangkan faktor lingkungan dan karakter individu agar tidak menimbulkan dampak negatif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa reward dan punishment merupakan pendekatan yang efektif dalam dunia pendidikan apabila diterapkan secara proporsional, tepat sasaran, dan sesuai dengan kondisi peserta didik.</p> 2026-07-24T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)