http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/issue/feed Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) 2026-06-07T21:21:13+07:00 Erika jkip.almatani@gmail.com Open Journal Systems <p><strong>Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)</strong> is published by <strong>Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani</strong> as an information and communication media for practitioners, researchers and academics who are interested in the field of Education. First publish in November 2020. The Editorial Team invites scientists, scholars, professionals, and researchers to publish the results of their research after the selection of manuscripts, with the peer review and the editing process. <strong>Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) </strong>with registered number ISSN 2774-5074 (Print) and ISSN 2775-0531 (Online) is a peer-reviewed journal published five times a year <strong>(January, March, Juni, Agustus and November)</strong>. <strong>Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) </strong>publishes any research-based articles on and about education i.e. articles which contribute to the understanding, theoretical development, theoretical concept and implementation of theories of education at any level.<br />From Volume 4 number 2 2024 JKIP <strong>SINTA 4 </strong>until Volume 9 Number 1 2029</p> <p><img src="https://journal.al-matani.com/public/site/images/astriayu2012/whatsapp-image-2025-03-21-at-20.48.12.jpg" alt="" width="541" height="140" /></p> http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2296 The Effect Of Using The Oxford Reading Club Application On Vocabulary Mastery Among Vocational School Students 2026-04-29T15:19:55+07:00 Muhammad Arzeto Wijdan arzetowijdan30@gmail.com Syafrizal Syafrizal syafrizal@untirta.ac.id Yusti Fargianti yusti@untirta.ac.id <p><em>This study aimed to investigate the effect of the Oxford Reading Club (ORC) application on students’ vocabulary proficiency through intensive reading combined with synonym–antonym strategies. This study employed a quantitative approach with a quasi-experimental design involving 60 vocational school students, divided into an experimental group and a control group. The experimental group was taught using the ORC application, while the control group received conventional instruction. Data were collected through pre-test and post-test and analyzed using descriptive statistics and an independent samples t-test after fulfilling normality and homogeneity assumptions. The findings revealed that both groups showed improvement; however, the statistical analysis indicated a significant difference between the two groups (Sig. = 0.04 &lt; 0.05). This suggests that the use of the ORC application was more effective than conventional instruction in improving students’ vocabulary proficiency. The results highlight the potential of integrating digital reading platforms with structured vocabulary strategies to enhance learning outcomes in EFL contexts. Therefore, the ORC application can be considered as an alternative tool to support vocabulary learning, particularly in promoting engagement and contextualized language exposure among students.</em></p> <p><strong><em>Keywords: </em></strong><em>Oxford Reading Club Application, vocabulary comprehension, EFL learners </em></p> 2026-06-03T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2400 Korelasi Antara Kompetensi Pedagogik Guru Terhadap Keaktifan Belajar PAI Siswa 2026-05-14T21:24:34+07:00 M. Yusuf Qordowi m.yusuf.q4@gmail.com Saiful Bahri Isaifulbahri@radenintan.ac.id Didik Wahyudi didikwahyudi@radenintan.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis korelasi antara kompetensi pedagogik guru dengan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMPN 36 Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional dan desain ex-post facto . Populasi penelitian berjumlah 159 siswa kelas VIII, dengan sampel sebanyak 62 responden yang ditentukan menggunakan teknik simple random sampling berdasarkan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui angket skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman’s rho dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kompetensi pedagogik guru dengan keaktifan belajar siswa, dengan nilai koefisien korelasi r = 0,606 dan signifikansi 0,000 &lt; 0,05 , yang berada pada kategori kuat. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap keaktifan belajar dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,566 dan kontribusi sebesar 12,8%. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin baik kompetensi pedagogik guru, maka semakin tinggi pula tingkat keaktifan belajar siswa. Dengan demikian, kompetensi pedagogik guru memiliki peranan penting dalam menciptakan pembelajaran yang aktif, interaktif, dan kondusif.</p> 2026-06-03T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2446 Implementasi Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Keaktifan Dan Hasil Belajar Siswa Di SMKN 1 Hanau Kalimantan Tengah 2026-05-25T21:55:59+07:00 Dwi Lestari dlestary91@gmail.com Nuril Huda dlestary91@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa di SMKN 1 Hanau Kalimantan Tengah. Penelitian dilakukan pada siswa kelas XI dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode quasi experiment. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment melalui desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian terdiri atas 42 mahasiswa yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan berpikir kritis, observasi aktivitas mahasiswa, serta dokumentasi proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PjBL berbantuan media digital memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Nilai rata-rata posttest kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol dengan peningkatan gain score sebesar 0,71 pada kategori tinggi. Selain itu, aktivitas mahasiswa selama pembelajaran menunjukkan peningkatan partisipasi, kolaborasi, dan kemampuan pemecahan masalah. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa integrasi model pembelajaran berbasis proyek dengan pemanfaatan media digital mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan kontekstual pada pendidikan tinggi. Oleh karena itu, model PjBL berbantuan media digital direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran inovatif dalam pengembangan kompetensi abad ke-21 di lingkungan Magister Teknologi Pendidikan.</p> 2026-06-03T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2460 Desain Pesan Visual Dan Gamifikasi Pada Media Wordwall Untuk Meningkatkan Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris Siswa SMP 2026-05-28T14:43:11+07:00 Meicahyuni Meicahyuni meicahyuni8181@gmail.com Nuril Huda meicahyuni8181@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi desain pesan visual dan prinsip gamifikasi pada media Wordwall serta mengukur peningkatan penguasaan kosakata (<em>vocabulary mastery</em>) siswa kelas VII SMP Negeri 2 Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode <em>Pre-Experimental Design</em> berbentuk <em>One-Group Pretest-Posttest Design</em>, penelitian ini melibatkan 30 siswa kelas VII-A sebagai subjek. Instrumen pengumpulan data berupa tes pilihan ganda sebanyak 20 soal yang telah divalidasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi ahli terhadap desain pesan Wordwall mencapai skor 88% (Sangat Layak). Secara kuantitatif, terjadi peningkatan signifikan pada nilai rata-rata kelas dari 65.47 saat pre-test menjadi 87.10 saat post-test. Hasil uji-t berpasangan mengonfirmasi nilai t<sub>hitung</sub> (14.21) &gt; t<sub>tabel</sub> (2.045) dengan nilai signifikansi &lt; 0.05. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa integrasi elemen visual, teks ringkas, dan umpan balik instan dalam desain gamifikasi Wordwall secara efektif mereduksi beban kognitif siswa dan mengoptimalkan retensi memori dalam penguasaan kosakata Bahasa Inggris. <strong>Kata Kunci:</strong> <em>Desain Pesan, Gamifikasi, Wordwall, Kosakata Bahasa Inggris, Teknologi Pendidikan.</em></p> 2026-06-03T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2443 Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Tradisi Penjamasan Pusaka Sunan Kalijaga Pada Masyarakat Kadilangu Demak 2026-05-24T11:19:01+07:00 Siti Nur Kholifah lifahkholifah748@gmail.com <p>The tradition of cleansing the Sunan Kalijaga heirloom is considered sacred and is upheld with great reverence by the family. The cleansing process is typically performed only by specific individuals, particularly those of the male lineage. This article aims to discuss the values of Islamic education within the tradition of the Sunan Kalijaga heirloom blessing ceremony among the Kadilangu Demak community. Everyone can apply the values contained in this tradition to their daily lives with sincerity to draw closer to Allah. Field data collection employed a qualitative ethnographic approach. Data collection was conducted using observation and interview techniques and presented through descriptive analysis to describe the phenomena, situations, and conditions occurring during the Sunan Kalijaga heirloom blessing ceremony. The research results indicate that the penjamasan tradition contains Islamic educational values, such as those regarding the relationship between humans and God, humans and the universe, humans and other humans, humans and themselves, as well as faith, exemplary conduct, and moral character.</p> 2026-06-04T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2498 The Effect Of Using Magic Card As Media On The Ability Of Eighth Grade Students Of SMP Negeri 1 Siantar In Writing Descriptive Text 2026-06-07T00:23:44+07:00 Novry Yohanna Damanik novrydamanik202@gmail.com Sanggam Siahaan sanggam.siahaan@uhnp.ac.id Irene Adryani Nababan irene.nababan@uhnp.ac.id <p style="font-weight: 400;">This research aimed to investigate the effect of using Magic Card as media on the ability of eighth-grade students in writing descriptive text at SMP Negeri 1 Siantar. This study applied a quasi-experimental research design involving two groups, namely an experimental group and a control group. The experimental group was taught by using Magic Card media, while the control group was taught by using the conventional teaching method. The population of this research consisted of all eighth-grade students in the 2025/2026 academic year, and the sample was selected through purposive sampling. The sample consisted of 64 students divided into two classes: 32 students in the experimental group and 32 students in the control group. The instrument used in collecting the data was a writing test in the form of pre-test and post-test. The data were analyzed by using an independent sample t-test. The findings showed that the mean score of the experimental group improved from 55.25 in the pre-test to 71.69 in the post-test, while the control group showed only slight improvement. The result of hypothesis testing revealed that the value of t-observed was 7.29, which was higher than the value of t-table 2.000 at the significance level of 0.05. Therefore, the alternative hypothesis (Ha) was accepted. In conclusion, the use of Magic Card media significantly improved students’ ability in writing descriptive text. Magic Card media also created a more interactive, enjoyable, and motivating learning atmosphere during the teaching and learning process.</p> 2026-06-08T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2415 Analisis Tingkat Penguasaan Teknik Dasar Tolak Peluru Gaya Ortodoks Pada Peserta Ekstrakurikuler Sekolah Menengah Kejuruan 2026-05-25T21:55:24+07:00 Anggun Putri Dwi Pangestu anggunputridwipangestu@gmail.com Viktor Pandra anggunputridwipangestu@gmail.com Wawan Syafutra anggunputridwipangestu@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat penguasaan teknik dasar tolak peluru gaya menyamping (ortodoks) pada peserta ekstrakurikuler di SMK Negeri 3 Lubuklinggau. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 10 peserta dan seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui tes teknik dasar tolak peluru dengan menggunakan rubrik penilaian yang mencakup empat indikator, yaitu cara memegang peluru, sikap awal, teknik menolak, dan sikap akhir. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar peserta berada pada kategori kurang sebesar 70%, kategori baik sebesar 20%, dan kategori sangat baik sebesar 10%. Nilai rata-rata kemampuan teknik dasar peserta adalah 60,6. Secara rinci, indikator cara memegang peluru memperoleh nilai rata-rata 77,7 (baik), sikap awal 2,7 (baik), teknik menolak 2,4 (cukup), dan sikap akhir 1,6 (kurang). Hasil ini menunjukkan bahwa kemampuan teknik dasar peserta masih perlu ditingkatkan, terutama pada aspek sikap akhir dan teknik tolakan.</p> 2026-06-08T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2442 Integrasi Kearifan Lokal Suku Marind Dalam Pembelajaran Ekonomi Di SMA Merauke: Studi Deskriptif Pada Guru Ekonomi 2026-05-25T21:55:47+07:00 Juli Arianti juliarianti_fkip@unmus.ac.id Najdah Najdah najdah_@unmus.ac.id Acep Fatchuroji acepfathuroji_@unmus.ac.id Yohannes Putra Perkasa Sinambela yohannes.sinambela@unmus.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan integrasi kearifan lokal Suku Marind dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran ekonomi oleh guru ekonomi SMA di Merauke, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi guru dalam proses integrasi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam (<em>in-depth interview</em>) kepada guru ekonomi SMA di Merauke yang dipilih menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru ekonomi SMA di Merauke belum mengintegrasikan kearifan lokal Suku Marind secara sistematis ke dalam RPP maupun dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas. Contoh-contoh ekonomi berbasis kehidupan Suku Marind belum dihadirkan secara terencana, meskipun sebagian guru menyadari pentingnya pendekatan kontekstual tersebut. Faktor penghambat utama meliputi keterbatasan referensi pembelajaran berbasis kearifan lokal, kurangnya pelatihan, dan belum adanya panduan kurikulum yang mengakomodasi nilai-nilai lokal Suku Marind. Penelitian ini menegaskan perlunya pengembangan perangkat pembelajaran ekonomi yang secara eksplisit mengintegrasikan kearifan lokal Suku Marind guna meningkatkan relevansi dan kebermaknaan pembelajaran ekonomi di wilayah Papua Selatan.</p> 2026-06-08T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2462 Hakikat Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam: Prinsip, Landasan, dan Implikasi di Era Digital 2026-06-07T21:21:13+07:00 Rulaila Rulaila elafile2009@gmail.com Karyanto Karyanto yantocdp@gmail.com Hermi Pardalena hermipardalena@gmail.com Suharyati Suharyati arisuharyati20@gmail.com Popi Puadah dr.popipuadah@gmail.com Madian M. Muchlis madianmuchlis74@gmail.com <p>Perkembangan era digital dan arus globalisasi menuntut kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk senantiasa adaptif, tanpa kehilangan ruh nilai-nilai Al-Qur’an dan Sunnah. Penelitian ini bertujuan menganalisis <strong>hakikat, prinsip, landasan, serta implikasi pengembangan kurikulum PAI</strong> dalam pembelajaran modern. Pendekatan penelitian bersifat kualitatif dengan metode studi kepustakaan yang melibatkan telaah mendalam terhadap buku, jurnal, dan sumber ilmiah lainnya. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan teknik analisis isi. Berdasarkan hasil penelitian, kurikulum PAI dinilai bukan hanya sebagai perangkat teknis, melainkan instrumen normatif yang menanamkan nilai spiritual, intelektual, sosial, dan moral. Kurikulum berfungsi sebagai pedoman yang menghubungkan tujuan pendidikan dengan pengalaman belajar nyata, sekaligus sebagai sarana adaptasi terhadap perubahan zaman. Kurikulum PAI diharapkan mampu mengadopsi perkembangan teknologi secara selektif tanpa mengabaikan prinsip-prinsip Al-Qur’an dan Sunnah. Implementasi menekankan peran guru sebagai teladan, fasilitator, dan motivator, serta pemanfaatan media digital untuk memperkaya proses pembelajaran. Evaluasi autentik meliputi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik menjadi instrumen penting untuk menilai keberhasilan secara holistik. Kesimpulannya, pengembangan kurikulum PAI berperan strategis dalam menyiapkan generasi muslim yang memiliki landasan islami serta kemampuan berpikir kritis, kreativitas dalam pemecahan masalah, dan memiliki kompetensi professional untuk menjawab tantangan zaman, dengan keseimbangan antara ilmu, iman, dan amal.</p> 2026-06-08T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2470 Orientasi Pembelajaran Bahasa Arab di Universitas Kiai Abdullah Faqih 2026-06-07T21:19:44+07:00 Rifqi Agung Sulimin agungsulimin@gmail.com <p>Dalam pembelajaran bahasa Arab, mahasiswa perlu menetapkan batasan atau target yang ingin mereka capai, sehingga diperlukan adanya orientasi (arah tujuan) dalam belajar bahasa Arab. Oleh karena itu, untuk mengetahui apa saja orientasi dalam belajar bahasa Arab, peneliti memilih judul <em>"Orientasi Belajar Bahasa Arab pada Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik"</em>. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui orientasi belajar bahasa Arab beserta berbagai macam jenisnya pada mahasiswa yang mengambil jurusan Pendidikan Bahasa Arab, serta untuk mengetahui proses pembelajaran bahasa Arab di Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini berupa penjelasan mengenai orientasi belajar bahasa Arab pada mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Arab, di mana ragam orientasi belajar tersebut meliputi: orientasi keagamaan (religius), orientasi akademik, orientasi praktis, dan orientasi ekonomi. Selain itu, dipaparkan pula kondisi pembelajaran bahasa Arab di Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik beserta fasilitas-fasilitas penunjang yang ada di universitas tersebut.</p> 2026-06-08T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2478 Kajian Kinerja Guru Dalam Mendukung Hasil Belajar Siswa Di SMP Negeri 4 Makki Kabupaten Lanny Jaya Provinsi Papua Pegunungan 2026-06-07T21:18:50+07:00 Turina Wenda turinawenda0217976@gmail.com Robert Masreng masrengrobert@yahoo.co.id Urip Wahyudin wahyudinkaliacai@gmail.com Petrus Irianto petrusirianto@fkip.uncen.ac.id Mingsep Rante Sampebua mingsep75@gmail.com Ida Mariati Hutabarat ida_mariati@yahoo.com <p>Tujuan penelitian untuk menganalisis kinerja guru dalam meningkatkan hasil belajar siswa di SMP Negeri 4 Makki Kabupaten Lanny Jaya Provinsi Papua Pegunungan dalam merencanakan pembelajaran atau pembimbingan, melaksanakan pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, membimbing dan melatih siswa, melaksanakan tugas tambahan untuk meningkatkan hasil belajar siswa di SMP Negeri 4 Makki Kabupaten Lanny Jaya Provinsi Papua Pegunungan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif<em>. </em>Subjek penelitian adalah informan sebanyak 4 orang terdiri dari kepala sekolah, 1 orang guru mata pelajaran, 1 orang guru bimbingan konseling dan 1 orang siswa. Data diperoleh menggunakan pedoman wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Keabsahan data menggunakan kecermatan data penelitian dan triangulasi. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian diperoleh kinerja guru 1) Perencanaan pembelajaran atau pembimbingan berpedoman pada kurikulum merdeka dalam menyusun RPP atau modul ajar berdasarkan tujuan pembelajaran, karakteristik peserta didik, serta kondisi nyata lingkungan sekolah. 2) Pelaksanaan pembelajaran telah berjalan dengan baik dan selaras dengan perencanaan pembelajaran sistematis, menggunakan metode yang bervariasi, mengelola kelas secara kondusif, serta memanfaatkan media pembelajaran yang tersedia. 3) Penilaian hasil pembelajaran dilaksanakan secara berkelanjutan, objektif, dan mencakup aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan. 4) Pembimbingan dan pelatihan siswa telah dilaksanakan secara terencana dan berkelanjutan, baik pada aspek akademik maupun nonakademik. 5) Pelaksanaan tugas tambahan guru dilaksanakan berdasarkan kebijakan sekolah yang mengacu pada peraturan yang berlaku dan mempertimbangkan kompetensi serta beban kerja guru. 6) Faktor pendukung kinerja guru meliputi kebijakan perencanaan pembelajaran yang sistematis, supervisi akademik, variasi metode dan media pembelajaran, pemberian umpan balik serta remedial dan pengayaan, koordinasi antar guru, serta pelaksanaan tugas tambahan guru yang mendukung pembinaan siswa. Faktor penghambat meliputi perbedaan kemampuan dan karakteristik siswa, keterbatasan waktu guru, keterbatasan sarana dan media pembelajaran, beban administrasi, kurangnya dukungan orang tua, serta kondisi geografis sekolah yang menantang.</p> 2026-06-09T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2479 Penerapan Kepemimpinan Kepala Sekolah Berbasis Kecerdasan Intelektual Di SMA Negeri 1 Tiom Kabupaten Lanny Jaya Provinsi Papua Pegunungan 2026-06-07T21:18:08+07:00 Toni Pagawak wendanaktoni@gmail.com Diki Kurniawan dikikurniawan84@gmail.com Indah S. Budiarti indahslamet77@gmail.com Urip Wahyudin wahyudinkaliacai@gmail.com Robert Masreng masrengrobert@yahoo.co.id <p>Penerapan Kepemimpinan Kepala Sekolah Berbasis Kecerdasan Intelektual di SMA Negeri 1 Tiom Kabupaten Lanny Jaya Provinsi Papua Pegunungan. Tesis. Program Pascasarjana Magister Manajemen Pendidikan Universitas Cenderawasih. Tujuan penelitian untuk menganalisis penerapan kepemimpinan berbasis kecerdasan intelektual yaitu sebagai pemilih, penghubung, pemecah masalah, evaluator, negosiator, penyembuh, pelindung dan sinergi serta faktor pendukung dan penghambat kepemimpinan berbasis kecerdasan intelektual di SMA Negeri 1 Tiom Kabupaten Lanny Jaya Provinsi Papua Pegunungan. Jenis penelitian ini adalah desriptif kualitatif<em>. </em>Informan yaitu kepala sekolah, guru, operator/tata usaha dan komite sekolah sebanyak 8 orang. Data diperoleh menggunakan pedoman wawancara, observasi dan dokumentasi. Keabsahan data melalui kecermatan dan triangulasi. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian diperoleh bahwa kepemimpinan kepala sekolah berbasis kecerdasan intelektual yaitu 1) memilih mengambil keputusan secara musyawarah dengan guru, staf, dan komite sekolah, sehingga kebijakan yang dihasilkan relevan, realistis, dan adaptif terhadap konteks lokal, 2) penghubung utama antara guru, staf, siswa, orang tua, dan masyarakat dengan komunikasi yang berjenjang, terbuka, dan terstruktur memungkinkan seluruh warga sekolah memahami program yang dijalankan, sehingga koordinasi dan kolaborasi berjalan efektif. 3) Pemecah masalah secara rasional dan sistematis, dengan mengutamakan pengumpulan data, analisis, dan musyawarah. 4) Evaluator kinerja guru dan program sekolah secara rutin, sistematis, dan partisipatif. 5) Negosiator menyampaikan argumentasi logis, menyediakan alternatif solusi, dan memfasilitasi dialog antar pihak agar tercapai kesepakatan yang adil dan kondusif. 6) Penyembuh dengan pendekatan empatik, mendengarkan permasalahan guru, staf, dan siswa, serta memberi pendampingan dan dukungan moral. 7) Pelindung melindungi guru, staf, dan siswa dari tekanan. 8) Sinergi: Kepala sekolah mendorong partisipasi aktif orang tua dan masyarakat dalam kegiatan sekolah. 9) Faktor pendukung meliputi kerja sama guru dan staf, komunikasi terbuka, partisipasi guru dalam pengambilan keputusan, dan penggunaan data berbasis bukti. Faktor penghambat meliputi jumlah guru terbatas, kondisi siswa yang beragam, keterbatasan akses pelatihan, sarana TIK dan administrasi yang terbatas, serta kondisi ekonomi orang tua yang beragam.</p> 2026-06-09T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) http://www.journal.al-matani.com/index.php/jkip/article/view/2491 Perspektif Masyarakat Terhadap Jenjang Pendidikan Perempuan Di Desa Oro Oro Ombo Kecamatan Pronojiwo 2026-06-07T00:41:07+07:00 Winanda Nathania Tagagar winanda.nathania.2207116@students.um.ac.id Surya Desismansyah Eka Putra surya.putra.fis@um.ac.id <p>Dalam pendidikan tinggi sebagian kaum perempuan masih menjadi stigma negatif yang lumrah dalam masyarakat yaitu kodrat perempuan menjadi peran domestik yang berlandaskan “macak, manak, masak.” Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan potret jenjang pendidikan perempuan, perspektif masyarakat terhadap pentingnya pendidikan bagi perempuan, dan kendala yang menyebabkan masyarakat tidak memandang penting pendidikan tinggi bagi perempuan di Desa Oro-Oro Ombo Kecamatan Pronojiwo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subyek penelitian ini adalah masyarakat, kepala desa, dan perangkat desa. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif dengan mengumpulkan data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini: Kondisi potret pendidikan perempuan saat ini telah menempuh ke jenjang sarjana dan pesantren yang mendukung terwujudnya kesetaraan gender di masyarakat desa. Kemudian mengalami perkembangan terkait perspektif dimana keluarga dan masyarakat telah sadar akan pentingnya pendidikan. Dan kendala pendidikan tinggi perempuan dipengaruhi oleh faktor lingkungan, keluarga, ekonomi.&nbsp; Tetapi akses pendidikan perempuan mengalami peningkatan melalui dukungan beasiswa dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan tinggi bagi perempuan.</p> 2026-06-09T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)